Satu Napi Rutan Krui Dapat Remisi Natal

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Satu narapidana (napi) pemeluk agama Kristen di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Krui, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menerima remisi khusus Natal Tahun 2020. Pemberian remisi dilakukan secara simbolis di Rutan setempat, Jumat (25/12). 

Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Dadang Adi Patianum, mendampingi Kepala Rutan Kelas IIB Krui, M. Hendra Ibmansyah, S.H, M.H., mengatakan, pemberian remisi itu berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) nomor : PAS-1342.PK.01.01.02 tanggal 25 Desember tahun 2020 tentang pemberian Remisi Khusus (RK) Natal tahun 2020 kepada narapidana terkait dengan Pasal 34 Peraturan Pemerintah No.99/2012 Menkumham RI.

Bacaan Lainnya


“Pemberian remisi bagi napi dan anak pidana merupakan perwujudan dan pemajuan serta perlindungan hak asasi manusia sebagai salah satu sarana hukum yang penting dalam rangka mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, remisi diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang berkelakuan baik dan telah memenuhi syarat lainnya. Remisi khusus tersebut diberikan pada hari besar keagamaan narapidana dan anak pidana sesuai dengan agama yang mereka anut. Salah satunya pada remisi khusus Natal tahun 2020 di Rutan Kelas IIB Krui ini hanya ada satu napi yang beragama Kristen yang mendapat remisi khusus tersebut.

“Untuk napi yang mendapat remisi khusus Natal di Rutan Krui ini yakni atas nama Hendri Doni dengan perkara Narkotika dan mendapat besaran remisi 15 hari,” jelasnya.

Masih kata dia, pemberian remisi itu bukan hanya sekedar pengurangan masa pidana saja, tapi diharapkan juga dapat meningkatkan keimanan dan motivasi bagi narapidana untuk menjadi lebih baik. Sedangkan, untuk jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di Rutan Kelas IIB Krui hingga saat ini sebanyak 151 orang WBP, dengan rincian 145 WBP berada di dalam Rutan dan enam WBP berada di luar Rutan (asimilasi).

“Dengan jumlah WBP itu tentu kondisi Rutan Krui hingga kini masih over kapasitas, meski begitu pelayanan dan pembinaan terhadap WBP tetap dimaksimalkan,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait