Satu Pejabat Pemkab Pesbar Masuk Status PDP

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Salah satu pejabat Eselon III dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesbar), berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kini menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 yakni Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesbar, Tedi Zadmiko, S.Km, S.H., M.M., membenarkan ada satu pejabat dilingkungan pemkab setempat masuk dalam status PDP dan kini telah menjalani perawatan di RSUDAM Bandar Lampung dan masih dilakukan tindakan sesuai prosedural, dirinya berharap hasilnya negatif terpapar virus corona (Covid-19).

Bacaan Lainnya



“Kita masukan sebagai PDP itu karena yang bersangkutan sebelumnya sempat ada riwayat perjalanan di luar daerah,” katanya, Rabu (1/4).

Dikatakannya,  ketika berada di Kabupaten Pesbar kondisinya dalam keadaan sehat, sehingga pihaknya belum dapat memastikan apakah yang bersangkutan sebelumnya juga pernah ada kontak dengan pejabat lain atau masyarakat umum atau tidak. Karena saat di Pesbar kondisinya sehat tidak ada gejala apapun.

“Sebelumnya yang bersangkutan sempat berobat ke Rumah Sakit Advent Bandar Lampung karena mengalami sesak napas dan gejala lain yang mirip dengan gejala Covid-19, kemudian yang bersangkutan dirujuk ke RSUDAM, saat ini kita juga belum bisa berkomunikasi dengan keluarga yang bersangkutan,” jelasnya.

Ditambahkannya, dalam waktu dekat satu PDP asal Kabupaten Pesbar itu akan dilakukan tes Swab, diharapkan hasilnya negatif. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, serta tetap mengikuti instruksi pemerintah seperti jaga jarak atau social distancing dan sebagainya, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat, selain itu cuci tangan pakai sabun, menghindari sentuhan tangan pada bagian muka, berjemur di pagi hari, makan makanan bergizi dan sebagainya.

“Penyakit Covid-19 merupakan virus sehingga bisa masuk ke tubuh manusia saat kondisi daya tahan tubuh lemah. Karena itu imun tubuh harus dijaga sehingga daya tahan tubuh tetap meningkat,” ujarnya.

Diketahui, berdasarkan update data Covid-19 Kabupaten Pesisir Barat melalaui halaman website Pemkab Pesbar di https://covid19.pesisirbaratkab.go.id yang bersumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat, terhitung tanggal 1 April 2020 pukul 16.00 Wib, dijelaskan bahwa untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 32 orang tersebar di sembilan Kecamatan dari 11 Kecamatan se Kabupaten Pesbar, sedangkan untuk PDP ada satu orang di Kecamatan Pesisir Tengah. (yayan/d1n/mlo)



Pos terkait