Satu Rumah Terdampak Longsor, BPBD Segera Turun 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat akan segera turun bersama perangkat daerah terkait untuk menindaklanjuti bencana longsor yang mengancam ambruknya satu rumah warga di Pekon Kotabesi, Kecamatan Batubrak.

Kepala BPBD Maidar, S.H, M.Si, mengaku pihaknya telah meminta bidang kedaruratan untuk segera berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait diantaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk segera meninjau lokasi bencana longsor tersebut.

Bacaan Lainnya


“Kita sudah perintahkan bidang kedaruratan untuk mengajak perangkat daerah terkait sama-sama mengecek ke lokasi, supaya bisa dihitung dan ditentukan langkah penanganannya,” kata Maidar, Selasa (18/5).

Sebab, kata Maidar, dalam menentukan upaya penanganan dibutuhkan tahapan perencanaan untuk persiapan anggaran. “Jadi Kita hitung dulu, karena semua kembali pada kesiapan anggaran, dan kalaupun nanti kondisinya semakin mendesak maka akan kita upayakan penanganan bersifat kedaruratan, namun itu pun akan kita cek dulu seperti apa langkah yang perlu dilakukan,” jelasnya.

Sehingga, untuk sementara Maidar berpesan kepada masyarakat khususnya yang bermukim di sekitar lokasi longsor agar tetap waspada, bahkan pemilik rumah yang fisiknya terancam ambruk di imbau untuk sementara mengungsi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ditengah kondisi cuaca ekstrim saat ini diperlukan kewaspadaan dini, dan bagi masyarakat yang berada di kawasan atau titik rawan longsor kami imbau tetap waspada, dan jika telah mengancam keselamatan sebaiknya segera mengungsi,” pesan maidar.

Seperti diketahui, Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat pada Minggu (16/5) sore mengakibatkan bencana longsor yang mengancam ambruknya satu rumah warga di Pekon Kotabesi, kecamatan setempat. 

Peratin Kotabesi Gunawan membenarkan peristiwa yang terjadi, menurutnya kejadian tersebut terjadi ditengah guyuran hujan deras yang melanda kawasan setempat. 

“Kejadiannya kemarin sore (Minggu *red) dan saat ini kami sedang dalam proses untuk menyampaikan laporan kejadian ke BPBD Lambar,” terang Gunawan.

Kejadian ini, lanjutnya, merupakan kali kedua mengancam ambruknya rumah warga di lokasi tersebut. Insiden pertama, terjadi tepatnya sekitar tujuh silam, dimana satu rumah telah ikut terseret longsor. 

“Tercatat ada dua rumah yang terdampak longsor, pertama terjadi pada tujuh tahun lalu, namun usai kejadian sudah beberapa kali ada upaya penanganan berupa pemasangan bronjong, tapi itu tidak bertahan lama dan saat ini kembali terjadi longsor,” jelasnya.

Atas kejadian ini pihaknya berharap segera ada upaya penanganan, minimal upaya kedaulatan dari BPBD guna mengantisipasi dampak yang lebih parah.”Dengan adanya laporan nanti diharapkan ada upaya penanganan yang bersifat kedaruratan karena kita khawatir kondisi ini akan semakin parah,” harapnya.(edi/mlo)


Pos terkait