Satu Warga Sukau Positif Covid -19, Dua Anggota Keluarga Reaktif

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Usai mengikuti rapid test massal terbatas yang dilaksanakan oleh UPT Puskesmas Rawat Inap (PRI) Buaynyerupa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat dengan menyasar pada warga yang berprofesi pedagang dan sopir. Satu warga yang sebelumnya reaktif berdasarkan hasil rapid test, kini dinyatakan positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan Swab.

Saat dikonfirmasi, juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lambar, yang juga Kadis Sehatan Lambar Paijo, S.K.M., M.Kes., membenarkan hal tersebut, satu warga Pekon Tapaksiring berinisial AA positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil Swab.

Bacaan Lainnya



“Ya, satu warga Pekon Tapak Siring, Kecamatan Sukau positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil Swab. Sebelumnya warga ini sempat mengikuti rapid test massal yang diadakan puskesmas setempat, dan saat itu hasilnya reaktif sehingga oleh petugas langsung kita lakukan Swab,” papar Paijo.

Usai dinyatakan positif, lanjutnya,saat ini satu warga tersebut tengah menjalani isolasi mandiri di kediamannya, di samping itu tim medis juga tengah melakukan tracing kepada seluruh anggota keluarga maupun tetangga yang sempat kontak dengan pasien.

“Untuk sementara dari hasil tracing, kita sudah lakukan rapid test kepada 11 orang yang memiliki riwayat kontak dengan pasien dan hasilnya dua orang yang merupakan menantu dan cucunya dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test sehingga langsung kami lakukan swab,” kata dia.

Meski telah dinyatakan positif Covid-19, namun hingga kini pihaknya belum dapat memberikan informasi pasti soal asal klaster dari pasien tersebut.”Pasien positif ini berprofesi sebagai seorang pedagang sayur keliling, jadi agak sulit untuk menentukan dari klaster mana yang pasti ini akan kita dalami,”pungkasnya.

Sementara, Kepala UPT PRI Buaynyerupa Sardi, S.K.M, menambahkan bahwa berdasarkan hasil tracing di lapangan, anak dari pasien positif Covid-19 itu sempat berkunjung keluar daerah tepatnya ke Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah selama 18 hari.

“Setelah 18 hari di kabupaten pemalang tepatnya sekitar tanggal 27 Agustus, anak bersama menantu dan cucunya itu kembali lagi ke Lampung Barat dan berkumpul dengan pasien.  Setelah beberapa hari dari itu pasien ini pergi berkunjung ke Baturaja untuk mengantarkan anaknya sekolah. kemudian sekembalinya dari Baturaja  ia mengikuti rapid test massal yang kita adakan puskesmas hingga hasilnya reaktif dan usai menjalani pemeriksaan swab kini dinyatakan positif terpapar Covid-19,” bebernya.

Untuk itu, pihaknya belum dapat memastikan asal klaster dari pasien positif Covid-19 tersebut, namun pihaknya terus melakukan pengembangan dengan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh anggota keluarga yang memiliki kontak erat dengan pasien.

“Dari 11 orang yang menjalani rapid test hari ini, menantu dan cucu pasien tersebut dinyatakan reaktif, sehingga mereka langsung kita lakukan swab dan sambil menunggu hasilnya keluar mereka akan menjalani isolasi mandiri di kebun. Sementara pasien yang positif menjalani isolasi mandiri di rumahnya,” pungkas dia.(edi/mlo)



Pos terkait