Satuan Intai Amfibi TNI AL Latihan di Perairan Pesbar

  • Whatsapp
Satuan Inai Amfibi Marinir TNI AL melaksanakan Pameran Persenjataan yang biasa digunakan untuk berperang dalam memeriahkan HUT RI di Lapangan merdeka Pantai Labuhan Jukung

Medialampung..co.id – Satuan Intai Amfibi Marinir TNI Angkatan Laut Republik Indonesia, melaksanakan latihan tahap laut setingkat Kompi di Perairan Kabupaten Pesisir Barat yang mengambil lokasi di Pantai Labuhan Jukung dan Pantai mandiri sejak Kamis (15/8) dan berlangsung hingga Minggu (18/8), kemarin.

Komandan Peleton Lettu Marinir Yitrem Gultom mengatakan perairan pesisir barat dipilih untuk menjadi lokasi latihan marinir karena memiliki gelombang laut yang sesuai dengan kriteria latihan yang dilaksanakan.

Bacaan Lainnya



“Dalam latihan personil harus mampu menaklukkan ombak setinggi dua hingga tiga meter baik dengan berenang maupun menggunakan perahu karet,” kata dia.

Dijelaskannya, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menunjang kekuatan fisik dan mental petugas, apalagi dalam berenang personil harus mampu menembus gelombang yang cukup besar.

“Melalui latihan ini kita harap personil bisa lebih kuat secara fisik dan mampu beradaptasi dengan kondisi perairan, dan latihan ini dilaksanakan agar personil mampu meningkatkan kemampuan mereka,” jelasnya.

Lanjutnya, sebagai satuan intai amfibi marinir TNI AL yang mengikuti latihan sebanyak 40 orang, seluruh personil harus mampu berenang dilaut dengan kondisi gelombang yang tinggi, sehingga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan perosnil telah siap.

“Kegiatan seperti ini memang rutin kita laksanakan untuk meningkatkan kemampuan personil dalam menguasai laut, dan personil dituntut mampu menaklukkan gelombang tinggi,” terangnya.

Menurutnya, selain melaksanakan latihan yang bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan republik indonesia, pihaknya mengikuti upacara bendera yang dilaksanakan oleh Pemkab Pesbar sekaligus menggelar pameran persenjataan yang digunakan oleh personil.

“Dalam pameran yang kita laksanakan, kita menampilkan senjata perorangan, senjata api laras panjang yang biasa digunakan untuk pertempuran, alat selam, dan alat media udara seperti parasut,” ujarnya. (yog/mlo)



Pos terkait