SDGs Desa Jadi Acuan Pembangunan Tahun 2022

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Pekon Walur Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) tahun anggaran 2022 mendatang, kembali memprioritaskan beberapa kegiatan untuk kemajuan dan pembangunan Pekon setempat yang bersumber melalui Alokasi Dana Pekon (ADP) dan anggaran Dana Desa (DD).

Peratin Pekon Walur, Yoyon Yufriza, mengatakan dalam pelaksanaan prioritas kegiatan di tahun 2022. Pekon setempat telah melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pekon untuk membahas skala prioritas rencana pembangunan di tahun anggaran 2022. Baik prioritas kegiatan fisik, pemberdayaan masyarakat, dan prioritas lainnya.

Bacaan Lainnya

“Prioritas yang direncanakan dalam kegiatan Musrenbang itu mengacu pada hasil pendataan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa tahun 2021,” katanya, Selasa (14/9).

Dijelaskannya, dari hasil pendataan SDGs Desa tahun 2021 di Pekon Walur ini masih ada beberapa kegiatan yang mendesak yakni bidang kesejahteraan masyarakat, bidang kesehatan, dan bidang pendidikan. Untuk itu, dari hasil Musrenbang untuk prioritas anggaran Pekon di tahun 2022 mendatang diprioritaskan pada program kegiatan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan dan kesehatan.

“Seperti kegiatan fisik rencananya diprioritaskan untuk pembukaan badan jalan menuju lokasi wisata pantai Walur di Pemangku III sepanjang lebih kurang lebih 250 meter dan lebar enam meter,” jelasnya.

Kemudian,  pembangunan jambanisasi yang direncanakan mencapai 30 unit di rumah warga yang belum memiliki jamban. Karena hingga kini masih ada 30 rumah warga di Pekon Walur yang belum memiliki jamban, dan program itu merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program kesehatan. Terlebih, jambanisasi juga untuk mendukung program pemerintah yakni Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.

“Pembangunan jambanisasi di rumah warga itu merupakan kegiatan yang telah dilaksanakan sejak 2020 lalu. Karena itu mudah-mudahan di tahun 2022 mendatang rencana pembangunan jamban itu bisa kembali terealisasi,” jelasnya.

Ditambahkannya, tahun anggaran 2022 juga akan diprioritaskan untuk pembangunan dua unit MCK (mandi, cuci, kakus) di lokasi kawasan wisata pantai, tapi itu tetap akan menyesuaikan anggaran. Sedangkan, untuk rencana prioritas kegiatan lainnya terutama untuk kegiatan fisik tahun anggaran 2022 nanti itu yakni pembukaan badan jalan akses produksi pertanian warga di wilayah itu.

“Untuk kegiatan rutin seperti pemberian bantuan kepada lanjut usia, BLT-DD, bantuan rumah ibadah direncanakan masih tetap akan dilaksanakan di tahun 2022, termasuk bantuan peralatan Hadroh dan sebagainya mudah-mudahan bisa direalisasikan,” tandasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait