SDN 1 Purajaya Jalankan Kewajiban Mengajar Secara Door To Door

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Di akhir-akhir masa ajaran pendidikan 2019-2020, Jajaran dewan guru SD Negeri 1 Purajaya, Kecamatan Kebuntebu, Kabupaten Lampung Barat Door To Door rumah siswa didik jalankan kewajiban mengajar. 

Seiring dengan ketetapan pemerintah terkait sistem belajar di rumah dalam rangka mencegah dan memutus penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Berbagai inovasi ditempuh untuk tetap bisa laksanakan tugas seorang guru dalam mencerdaskan anak-anak bangsa. 

Sebagaimana diungkapkan Kepala SDN 1 Purajaya Dewi Suryani, S.Pd, dengan telah berjalannya penerapan dirumah lebih kurang tiga bulan, kerinduan antara siswa dan guru pasti terjadi oleh sebab itu melalui pemberian belajar Door To Door menjadi sarana silaturahmi. 

Kemudian pembelajaran Door To Door juga dilangsungkan karena tidak bisa dipungkiri, mungkin karena faktor sekolahan bukan berada di pusat kota dan mayoritas masyarakat sebagai petani bahkan tidak sedikit yang lebih banyak menghabiskan waktu di kebun kopi atau di sawah banyak anak-anak dan orang tua/wali murid tidak memiliki android sebagai sarana belajar online (daring). 

Selain daripada itu dengan penerapan sistem belajar sekarang, pasti banyak anak-anak bahkan guru yang menginginkan Ujian Akhir Semester (UAS) walaupun sudah ada solusi lain yakni dengan tingas online. 

“Tentunya dalam kondisi ini saya selaku kepala SDN 1 Purajaya, mengapresiasi dan menilai guru saya sebagai guru #Hebat yang tetap berinovasi mendampingi siswa dalam memperoleh pelajaran dengan tetap mengedepankan anjuran pemerintah seperti terkait protap kesehatan,” tegasnya. 

Karena kata Dewi dengan kondisi dunia yang masih seperti ini tentunya masyarakat harus bisa berperan dan berinovasi dalam mengaplikasikan tugas dan kewajiban baik kepada keluarga maupun nusa banga.

“Kita harus menggenggam semangat 45, dengan melakukan upaya seperti kata pepatah Tak Ada Tali, Akar Pun Jadi,” tandasnya.

Sekedar diketahui seperti pantun berbalas tidak sedikit juga siswa sengaja mendatangi guru setempat di rumah untuk belajar.(rin/mlo)



Pos terkait