SDN Canggu Sukses Bawakan Tari Sambuk dan Tari Tundung Bughung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – SDN Canggu Kecamatan Batubrak tampil meriah pada pagelaran dan pentas seni dalam program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Jumat (8/10) bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Aji Saka Sekuting Terpadu Lampung Barat dengan mengusung dua judul tari sekaligus yakni “Tari Sambuk” dan “Tari Tundung Bughung”.

Berada dibawah binaan Seniman Dian Anggraini dan asisten seniman Duarsah, SDN Canggu Kecamatan Batubrak sukses membawakan kedua tari tersebut. 

Bacaan Lainnya

“Tari Sambuk merupakan tari penyambutan yang terinspirasi dari ragam gerak Sigekh Penguten dan dikomposisikan sebagai tari persembahan baru yang dikhususkan untuk anak-anak. Sedangkan Tari Tundung Bughung merupakan karya tari yang menceritakan kegiatan anak-anak bermain di sawah sambil mengusir burung-burung yang memakan padi,” papar Dian.

“Melalui tarian ini saya selaku seniman berharap kedepannya akan banyak tarian yang dikhususkan dan disesuaikan dengan anak-anak. Di usia mereka potensi untuk menanamkan karakter serta pesan yang tersirat melalui seni lebih efektif. Seperti kedua judul tari yang ditampilkan saat ini menyiratkan pesan untuk menghormati  serta sebagai anak-anak mereka bisa bermain lepas sembari membantu orang tua. Meningkatnya teknologi saat ini dapat mempengaruhi perkembangan anak-anak di masanya untuk itu melalui program GSMS ini anak-anak dapat melakukan kegiatan positif dengan berbagai keunggulan yang diperoleh selain prestasi anak-anak tertanam untuk melestarikan seni budaya sejak dini,” tutupnya.

Kepala SDN Canggu Kecamatan Batubrak Nurma Fadjeriyah, S.Pd.

Sementara itu Kepala SDN Canggu Kecamatan Batubrak Nurma Fadjeriyah, S.Pd., mengatakan dengan adanya program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) ini dapat menumbuhkan bakat dan minat siswa dibidang seni khususnya seni tari. Melalui kegiatan tersebut diharapkan juga dapat membentuk karakter siswa seperti watak, tabiat, budi pekerti, kepribadian dan akhlak.

Terusnya, setelah melewati berbagai rangkaian latihan dan evaluasi dibawah asuhan Dian Anggraini hingga dapat tampil pada puncak kegiatan tentu banyak waktu dan kebersamaan yang dilalui. 

Dalam kurun waktu tersebut telah ditanamkan kepada siswa sikap disiplin, kerjasama, menghargai, kebersamaan serta hal baik lainnya. Hal tersebut dapat diterapkan juga dalam kehidupan sehari-hari. Jadi upaya kita untuk melahirkan siswa yang berkarakter serta turut melestarikan seni dan budaya dapat tercapai.(jen/mlo)

Pos terkait