Sebelum Hilang, Rusli dan Rekannya Sempat Berpencar

  • Whatsapp
Tim SAR BPBD Lampung Barat, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas serta sejumlah masyarakat sedang membantu melakukan proses pencarian. - Foto Dok./mlo

Medialampung.co.id – Kronologis hilangnya Rusli (50), warga Pekon Wayngison, Kecamatan Batuketulis,  Kabupaten Lampung Barat saat memancing di Way (Sungai) Semangka tepatnya di Pemangku Menguk, Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau sejak, Jum’at  (6/3) dikabarkan sempat berpencar dengan rekannya, yaitu Suhada.

Camat Batuketulis, Sutian menerangkan bahwa, awalnya pihaknya mendapat laporan dari aparat Pekon Wayngison, setelah rekan Rusli yaitu Suhada Warga pemangku 3 Pekon Sukarame, Kecamatan Belalau melaporkan peristiwa hilangnya Rusli saat pergi memancing bersamanya.

Bacaan Lainnya



“Kami dapat laporan dari aparat pekon tadi pagi, awalnya Suhada, rekan dari korban ini menyangka bahwa Rusli sudah pulang duluan, tapi ternyata tidak ada,” kata Sutian.

Tim SAR BPBD Lampung Barat, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas serta sejumlah masyarakat sedang membantu melakukan proses pencarian. – Foto Dok./mlo

Berdasarkan keterangan rekan korban, awalnya keduanya turun dari wilayah di Dusun Sinar Harapan 1, Pekon Wayngison. Saat sampai di lokasi titik pertama tepatnya di wilayah Halawan Dusun 1 Pekon Sukarame, Kecamatan Belalau. Keduanya turun ke sungai semangka dan berpencar.

“Mereka berdua ini sempat berpencar, ada yang ke hulu, dan ada yang ke hilir. Namun mereka keduanya sudah janjian akan pulang sore  dengan bertemu di lokasi yang sudah di tentukan,” terangnya

Namun, sore harinya, sekitar pukul 17:00 WIB, Suhada sudah lebih dulu tiba di titik temu, sementara  saat itu Rusli tidak ada di lokasi. Sehingga, untuk memastikan keberadaan rekannya tersebut akhirnya Suhada memutuskan untuk melakukan pencarian.

“Suhada mencari rekannya itu hingga  pukul 20:00 WIB. karena upayanya tidak membuahkan hasil, ia memutuskan untuk pulang karena mengira rekannya itu sudah pulang. Tapi ternyata saat di cek di rumah Rusli memang belum pulang, dan akhirnya ia melaporkan peristiwa itu ke aparat pekon setempat,” tandasnya.(edi/mlo)



Pos terkait