Sehari Ada 571 Kasus Baru Corona di Korea Selatan!

  • Whatsapp
Foto: AP Photo

Medialampung.co.id – Wabah virus corona terus menyebar cepat di Korea Selatan (Korsel). Pada Jumat (28/2) sore waktu setempat, otoritas Korsel melaporkan adanya 315 kasus baru, sehingga sejauh ini sudah 571 kasus baru corona yang dilaporkan di negeri itu dalam sehari. Angka ini telah melampaui jumlah 327 kasus baru di China dalam sehari.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea, KCDC menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (28/2/2020), hingga saat ini, sudah 2.337 orang yang dinyatakan positif corona di negeri itu.

Bacaan Lainnya



Sebelumnya pada Jumat (28/2) pagi waktu setempat, KCDC melaporkan 256 kasus baru corona. Dari 256 kasus baru yang dilaporkan pada Jumat (28/2) pagi waktu setempat, sebanyak 182 kasus di antaranya ada di wilayah Daegu. Sekitar 49 kasus lainnya ada di wilayah Provinsi Gyeongsang Utara. Kemudian sekitar enam kasus lainnya ada di ibu kota Seoul.

Sejauh ini jumlah korban meninggal akibat coronavirus mencapai 13 orang. Diketahui bahwa Korea Selatan pertama kali melaporkan kasus virus corona pada 20 Januari lalu. Pasien pertama di Korsel merupakan seorang wanita yang berasal dari kota Wuhan, China, yang menjadi pusat wabah ini.

Kini, sebulan berlalu, jumlah kasus virus corona di Korsel telah melonjak drastis dengan lebih dari separuhnya diyakini terkait dengan sebuah sekte keagamaan bernama Gereja Shincheonji Yesus yang ada di Daegu.

Sejak menaikkan level peringatan ke level ‘merah’ yang merupakan level tertinggi pada Minggu (23/2) lalu, otoritas kesehatan Korsel fokus pada pengendalian penyebaran virus corona di wilayah Daegu dan Provinsi Gyeongsang Utara. Kedua wilayah itu menjadi wilayah terdampak virus corona paling parah di Korsel.

Para pakar menilai jumlah kasus virus corona di Korsel diperkirakan masih akan mengalami lonjakan dalam beberapa hari ke depan. Sebabnya, otoritas kesehatan Korsel telah memulai pemeriksaan terhadap lebih dari 210 ribu anggota sekte Gereja Shincheonji Yesus di Daegu yang menjadi pusat penyebaran wabah ini. (detik/mlo)



Pos terkait