Sejak Ditutup, Kawasan Wisata Labuhan Jukung Dipenuhi Sampah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Penutupan kawasan wisata di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) sebagai salah satu langkah pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, khususnya seperti wisata Labuhan Jukung (Labju), Pekon Kampungjawa Kecamatan Pesisir Tengah yang merupakan pusat wisata di Pesbar sejak Maret 2020 lalu hingga kini kondisinya tidak terawat.

Salah satu warga Pekon Kampungjawa, Ade Munandar, mengatakan kondisi kawasan wisata Labju merupakan wajah wisata pantai di Kabupaten Pesbar sejak dilakukan penutupan hingga kini tidak terawat, hal itu terlihat dengan banyaknya tumpukan sampah di sepanjang bibir pantai dan di sekitar bangunan GSG Selalaw, kondisi tersebut menjadi keluhan masyarakat.

Bacaan Lainnya



“Kawasan wisata pantai Labju ini merupakan wajah wisata Kabupaten Pesbar, meski Pemkab menutup kawasan wisata itu, harusnya tetap dirawat,” katanya, Minggu (10/5).

Menurut Koordinator Komunitas Orang Krui Oke itu, kini kondisi pantai tersebut terkesan dibiarkan saja oleh Pemkab setempat tanpa dirawat. Bahkan lebih aktif pihak komunitas yang melakukan kegiatan bersih-bersih sampah di kawasan wisata itu seperti komunitas peduli lingkungan yakni Krui Kecahko.

“Komunitas yang lebih aktif membersihkan sampah di kawasan pantai Labju itu karena salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.

Masih kata Ade, harusnya Pemkab setempat lebih aktif bergerak terutama membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang pinggiran pantai Labju tersebut, mengingat jika menunggu dan tidak segera dibersihkan tentunya wilayah itu akan terus dipenuhi sampah. 

Pihaknya menilai persoalan sampah di kawasan wisata Labju itu terkesan dibiarkan saja oleh Pemkab Pesbar dalam hal ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pihaknya berharap persoalan itu menjadi perhatian Pemkab setempat, sehingga kawasan wisata Labju tidak terkesan kumuh dipenuhi dengan sampah.

“Terlebih saat ini curah hujan masih tinggi sehingga tidak menutup kemungkinan sampah yang terbawa arus laut hingga ke pinggiran pantai itu akan terus bertambah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) setempat, Drs.Gunawan, M.Si., mengatakan kawasan wisata Labju yang merupakan wajah wisata di Pesbar saat ini memang masih ditutup dan tentu tetap akan dilakukan upaya untuk menangani persoalan sampah di pinggir pantai kawasan wisata itu.

“Untuk rencana kegiatan pembersihan sampah di pinggiran pantai Labju itu memang akan dilakukan, mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan,” singkatnya (yan/d1n/mlo)



Pos terkait