Sejak Januari 2021, Terhitung 34 Bencana Terjadi di Lambar

  • Whatsapp
Kepala BPBD Lambar Maidar, S.H , M.Si

Medialampung.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lambar mencatat dari awal tahun hingga hari ini, Senin (17/5) sedikitnya ada 34 bencana alam yang terjadi di kabupaten setempat.

“Sejauh ini sudah ada 34 kejadian bencana alam yang terjadi di Kabupaten Lambar, dan mayoritas bencana gempa bumi dan longsor,” ungkap Kepala BPBD Maidar, Senin (17/5).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, Kabupaten Lambar merupakan daerah rawan bencana baik itu longsor, banjir, kebakaran dan bencana lainnya sehingga masyarakat diharapkan untuk tetap waspada, terlebih saat ini sedang musim penghujan.

“Dari sejumlah kejadian bencana tersebut kerugiannya mencapai Rp291.030.000,” katanya.

Dikatakannya, 34 kejadian bencana tersebut antara lain angin kencang di Talang Panjangan Pekon Air Dingin Kecamatan Gedungsurian, gempa bumi 41 KM barat daya Bengkulu Selatan, korban tenggelam di Pekon Sinarluas Kecamatan Kebuntebu, gempa bumi 45 KM Pesisir Barat-Lampung, banjir di Pemangku Way Ringkih Pekon Pura Mekar Kecamatan Gedungsurian.

Kemudian, gempa bumi 10 KM Pesisir Barat-Lampung, orang hilang di Pedukuan Pekon Gunungratu Kecamatan Bandarnegeri Suoh, kebakaran di Pekon Bakhu Kecamatan Batuketulis, tanah longsor di LH Kaumah Kelurahan Sekincau Kecamatan Sekincau, pohon tumbang di Jalan Nasional Liwa-Gunungkemala Krui KM 5 Pekon Kubuperahu Kecamatan Balikbukit, pohon tumbang jalan nasional Liwa–Gunungkemala Pekon Kubuperahu Kecamatan Balikbukit serta bencana kebakaran terjadi di daerah Kurungan Aji Pekon Sukarame Kecamatan Balikbukit, banjir di Lingkungan Sukamulya-Sumba Lima 1 Kelurahan Waymengaku, serta tanah longsor di Jalan Way Robok-SMPN 2 Liwa Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit, dan longsor di Pekon Kotabesi Kecamatan Batubrak.

Masih kata dia, dari 34 kejadian bencana tersebut yaitu untuk korban jiwa satu orang meninggal dunia, luka ringan satu orang, rumah rusak sedang satu unit dan rumah rusak ringan dua unit, lahan terdampak 2 hektar. Kemudian fasilitas umum rusak berat dua unit, rusak sedang satu unit, rusak ringan tujuh unit dan terdampak 3 unit.

“Masyarakat Lambar diharapkan untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca, apalagi saat ini intensitas hujan yang cukup tinggi,” pungkas Maidar. (lus/mlo)

Pos terkait