Sejumlah Elemen Pertanyakan Bantuan Penanggulangan Bencana di Lampura

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mulai mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah setempat.

Pasalnya, hingga hari ke-3 musibah banjir bandang yang melanda di tiga kelurahan, saat ini belum mendapatkan bantuan. Sementara, warga yang menjadi korban banjir mengharapkan bantuan dalam bentuk makanan siap saji dan pakaian layak pakai dalam kondisi kering.

Bacaan Lainnya

Akibatnya, masyarakat setempat mulai mempertanyakan anggaran penanggulangan bencana selama ini yang dianggarkan pemerintah Lampura tiap tahunnya.

“Setahu saya banjir mulai terjadi disini sekitar Agustus 2013 lalu. Hingga sejak itu, belum pernah ada bantuan yang diberikan bagi warga terdampak banjir disini sampai dengan Tahun 2021,” kata Nuraini (48) salah seorang warga Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan.

Sehingga, kata dia, warga yang menjadi korban terdampak banjir hanya dapat pasrah terhadap keadaan. Meski seringkali aparat yang datang, hanya melakukan pendataan namun tidak pernah ada realisasinya.

“Kami sudah di data, tapi kok sampai hari ini bantuan tak ada. Kami mempertanyakan anggaran tanggap siaga pemerintah daerah, dikemanakan selama ini,” tambahnya.

Sementara, Plt. Dinas Sosial Kabupaten Lampura, Man Kodri mengaku hingga saat ini pihaknya masih menunggu data dari BPBD Lampura.

“Kita belum mendapat laporan dari BPBD Lampura, terkait pendataan warga yang terdampak banjir bandang yang di Kabupaten Lampura,” kata Man Kodri, yang juga menjabat sebagai Asisten I Pemkab Lampura.

Ia mengaku, akan mengambil langkah koordinasi bersama dengan pemerintah provinsi dalam mengatasi hal tersebut (banjir, Red).

“Sampai sekarang data belum kami dapatkan, bila nanti dapat masih akan dibahas bersama dengan pak sekda. Secepatnya akan dilakukan pembahasan lebih lanjut, mengenai persoalan ini,” kata Man Kodri.

Ia mengaku, telah mengetahui adanya warga di sejumlah Kelurahan terdampak banjir dan belum mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Kita sudah mengetahuinya. Kedepan kita akan koordinasikan dengan pihak Provinsi,” tegasnya.




Pos terkait