Sekda Pesbar : Tujuh Pejabat Eselon II Mengundurkan Diri, Bukan di Non Job-kan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sebanyak tujuh pejabat Eselon II dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) dikabarkan non job dari jabatannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesbar, Ir.N.Lingga Kusuma, M.P., membenarkan ada pejabat eselon II dilingkungan Pemkab Pesbar tidak lagi menjabat sebagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Bacaan Lainnya

Tapi, ditegaskannya ketujuh pejabat eselon II yang kini tidak lagi menjabat, sebagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Staf Ahli Bupati di lingkungan Pemkab setempat itu karena mengundurkan diri, dan bukan sengaja di Non Job-kan oleh Pemkab setempat.

Menurut Lingga—sapaannya—ketujuh orang pejabat Eselon II yang mengundurkan diri itu karena berbagai pertimbangan dan alasan yang disampaikan oleh pejabat itu sendiri. Bahkan, mungkin karena sudah tidak sanggup lagi untuk menjabat sebagai kepala OPD dan staf ahli bupati, sehingga pejabat itu memutuskan untuk mengambil sikap mengundurkan diri dari jabatannya. Selain itu juga untuk pengajuan pengunduran diri itu tidak bersamaan, artinya dengan waktu yang berbeda-beda sejak beberapa waktu lalu hingga kini.

“Sehingga saat ini ada tujuh pejabat eselon II yang mengundurkan diri dari jabatannya, secara rinci saya lupa karena saat ini saya sedang tidak dikantor dan masih Dinas Luar (DL),” katanya, Rabu (17/11).

Ditambahkannya, yang dirinya ingat yakni kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Drs.Surizal Zikri, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Nawardi, S.H., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Fayumi Lutfi, dan Azhari, SH., selaku Staf Ahli Bupati Pesbar, dan pejabat Eselon II lainnya. Setelah mengajukan surat pengunduran diri itu, baru diterbitkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian dari jabatannya.

“Setelah keluar SK pemberhentian dari jabatan sebelumnya, maka Pemkab Pesbar menentukan pejabat eselon II lainnya sebagai Pelaksana tugas (Plt) baik kepala OPD dan staf ahli bupati,” jelasnya.

Karena itu, kata dia, pihaknya kembali menegaskan bahwa pejabat yang mengundurkan diri dari jabatannya dan kini sebagai staf biasa di lingkungan Pemkab setempat itu, dan bukan di non job-kan, pemberhentian pejabat itu telah sesuai dengan prosedur. Artinya, jika mengundurkan diri dari jabatannya, jelas harus diberhentikan terlebih dahulu jabatan yang diembannya.

“Untuk itu, Saya berharap masyarakat dan semua pejabat dilingkungan Pemkab Pesbar ini dapat memahaminya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Pemuda dan Olahraga Pesbar, Drs. Surizal Zikri yang menjadi salah satu pejabat yang diakui Sekkab Pesbar telah mengajukan pengunduran diri itu, ketika dihubungi via ponselnya, enggan berkomentar banyak ketika disinggung terkait posisi jabatan yang ditinggalkannya itu apakah karena di non jobkan atau karena sengaja mengundurkan diri. 

“Saya No Coment kalau soal itu, tapi saya akui kalau saya sudah mengajukan untuk pensiun ke BKD,” kilahnya singkat. (yan/d1n/mlo)

Pos terkait