Sekkab Tanggamus Ajak Masyarakat Terus Terapkan Prokes

  • Whatsapp
Sekkab Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis saat memberikan pengarahan dalam pertemuan re-organisasi Tim Forkom Germas Kabupaten Tanggamus, Kamis (17/6) di Aula Serempun Padi, Gisting. Dalam kesempatan itu sekda meminta agar Prokes terus digalakkan. - Foto rnn/mlo

Medialampung.co.id – Sekkab Tanggamus Hamid H.Lubis meminta kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, menghindari kerumunan,jaga jarak dan rajin mencuci tangan pakai sabun di air mengalir.

Hal itu disampaikan sekkab saat membuka Pertemuan Re-Organisasi Tim Forum Komunikasi (Forkom) Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang berlangsung di Aula Serumpun Padi Kecamatan Gisting, Kamis (17/6). 

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Bidang Ekobang Sukisno, Kepala Bappelitbang Tanggamus Hendra Wijaya Mega dan Sekretaris Diskes Tanggamus Basri.

Menurut Hamid H.Lubis, cara yang saat ini bisa digunakan untuk terhindar dari paparan Covid-19 tidak hanya vaksin, tapi harus juga dengan prokes yang ketat.

“Mari kita lawan virus ini dengan penerapan Prokes,” ajak sekkab.

Dilanjutkan Sekkab,  dirinya prihatin sebab ditengah masyarakat masih banyak yang terkesan menyepelekan, salah satu contohnya tidak memakai masker saat beraktivitas diluar rumah. “Masih banyak warga tidak pakai masker saat diluar, mari kita bersama-sama mengedukasi dan mensosialisasikan mengenai pentingnya memakai masker, jadikan masker sebagai kebutuhan sandang,” ucapnya.

Masih kata Hamid H Lubis OPD terkait dalam hal ini, Dinas Kesehatan, untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai apa itu Covid-19, sebab masih banyak yang kurang paham.

“Saya ini pernah terpapar Covid-19 dan kebetulan juga Comorbid, jadi ternyata kalaupun sudah negatif itu belum tentu aman, masih ada kemungkinan kambuh apalagi kalau ada Comorbid, nah ini yang masih banyak belum dipahami masyarakat.Maka dari itu, dinas terkait harus mengedukasi masyarakat, jelaskan secara utuh sehingga masyarakat paham,” pungkasnya.(ehl/rnn/mlo)




Pos terkait