Sekprov Fahrizal : OTT di Dinas PTSP Itu Adalah Oknum yang Tidak Paham Reformasi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sekertaris Provinsi (Sekprov) Lampung, Fahrizal Darminto menanggapi terkait dugaan empat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Lampung terkena operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (29/9).

“Pak Gubernur setiap pertemuan selalu mewanti-wanti agar kita menjadi penyelenggara pemerintahan yang bisa diteladani. Saya juga selalu mengingatkan pesan Pak Gubernur itu kepada para kepala dinas dan jajarannya dalam setiap kesempatan. ASN harus menjadi teladan masyarakat. Jadi, OTT di Dinas PTSP itu adalah oknum yang tidak paham reformasi,” kata Fahrizal saat diwawancarai di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Rabu (30/9).

Bacaan Lainnya



Terkait ditemukannya sejumlah uang dalam OTT, ia mengatakan bahwa itu cukup membuktikan jika masih ada ASN nakal. Meski sebetulnya pengawasan terus dilakukan secara optimal. 

“Selalu kita lakukan pengawasan untuk menghindari kejadian seperti itu, tapi itulah oknum. Biarkan pihak penegak hukum memproses mereka secara hukum. Dan akan ada juga sanksi dari pemerintahan, mulai dari penurunan pangkat hingga pemecatan guna memberikan efek jera,” terangnya. 

Fahrizal memastikan pemprov akan melakukan perbaikan sistem di pemerintahan dengan tujuan untuk pencegahan terjadinya hal serupa.

“Seperti di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu itu, kita sudah berbasis  elektronik untuk mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebenarnya kalau sistem itu dijalankan dengan baik, tidak akan terjadi kasus seperti itu,” ungkapnya.

Fahrizal juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban administrasi, seperti dalam pembuatan perizinan dan lain-lain harus dengan jalur resmi.

“Sekali lagi kami imbau sama-sama kita menjaga, seperti pengurusan perizinan dan lainnya itu semua harus melalui jalur resmi. Sudah ada loket resmi disediakan di setiap pelayanan pemerintahan, jadi jangan lewat calo,” pesannya. (ded/mlo)



Pos terkait