Selain Konsolidasi Partai, DPD II Golkar Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan dan Berdemokrasi yang Baik

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketua Dewan Pimpina Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Lampung Barat Ismun Zani, SIP., melakukan kunjungan ke Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh (BNS) dalam rangka konsolidasi partai dan mensosialisasikan terkait wawasan kebangsaan dan demokrasi yang baik, Kamis (18/11).

Kegiatan di dua tempat berbeda tersebut yakni, dipusatkan di Pekon Sumberagung Kecamatan Suoh dan Pekon Gunungratu Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS). Selain pengurus partai berlambang pohon beringin dari dua kecamatan tersebut, juga terdapat tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda hadir dalam agenda rutin partai besutan Airlangga Hartarto tersebut.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi, Bang Ismun—sapaan Ismun Zani—mengungkapkan, sebagai Partai dengan perolehan lima kursi di DPRD Lambar pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019 lalu dan menjadi Parpol nomor empat dari 10 Parpol yang berhasil mendudukkan wakilnya di DPRD Lambar, menargetkan kemenangan pada Pemilu mendatang. Karena itu, konsolidasi kepengurusan partai secara estafet dilakukan.

” Salah satu kunci kemenangan adalah kepengurusan yang solid, dan Alhamdulillah untuk Partai Golkar memiliki kepengurusan yang mengakar hingga tingkat paling bawah. Para pengurus juga merupakan kader-kader militan yang siap berjuang maksimal dalam meraih kemenangan pada Pemilu mendatang,” ungkap mantan jurnalis, yang dikenal berpena tajam pada masanya itu.

Sementara itu, selain konsolidasi menghadapi Pemilu mendatang, pihaknya juga mensosialisasikan tentang wawasan kebangsaan. Sebab menurutnya, ideologi Pancasila sangat penting terus digaungkan untuk masyarakat, terlebih untuk generasi muda. Hal ini untuk menghindari masuknya paham – paham radikal yang dianggap dapat melemahkan ideologi Pancasila.

“Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan merupakan suatu landasan bagi seluruh warga negara Indonesia dalam menjaga kedaulatan, persatuan dan kesatuan, serta memperkokoh tatanan hidup berbangsa dan bernegara secara utuh dan menyeluruh,” ujarnya.

Materi selanjutnya, terkait dengan demokrasi yang baik, menurut Ismun, era demokrasi yang berbasis dunia milenial saat ini, baik organisasi masyarakat maupun publik, harus lebih selektif memilih wakilnya di parlemen. Tujuannya, ke depan dapat mengawal aspirasi dengan baik dan tepat.

“Dalam sistem demokrasi di Indonesia, pemilihan umum legislatif dan eksekutif merupakan instrumen rakyat untuk menyeleksi pimpinan yang terbaik bagi rakyat itu sendiri, karena itu harus lebih selektif memilih wakil,” pungkasnya.

Selain Ismun Zani, dalam kegiatan tersebut tampak hadir Sekretaris DPD II Partai Golkar Lambar Syukur, Anggota Fraksi Golkar Bahrin Ayub dan Saiful serta jajaran pengurus lainnya. (nop/mlo)

Pos terkait