Selain Pokdakan, Dinas Perikanan Lambar akan Bina Kelompok Nelayan

Kabid Pengembangan Koleksi, Pengelolaan dan Alih Media Basuki Rahmat

Medialampung.co.id – Dinas Perikanan  Kabupaten Lampung Barat, akan melakukan kunjungan kelembagaan di Kelompok Nelayan yang ada di kabupaten setempat. Kunjungan ini dalam rangka pembinaan, sekaligus menginventarisir kelompok nelayan yang ada di kabupaten setempat.

Kabid Perikanan Tangkap pada Dinas Perikanan Lambar Basuki Rahmat, S.Sos, MP., mengungkapkan, sejauh ini pembinaan masih terfokus terhadap kelompok pembudidaya perikanan (Pokdakan), sehingga mulai tahun ini, pihaknya juga akan melakukan pembinaan-pembinaan terhadap Kelompok Nelayan.

Bacaan Lainnya


”Sekitar akhir bulan ini, kami akan melakukan kunjungan kelembagaan di kelompok nelayan, seperti di Lumbokseminung, Sumberjaya termasuk di wilayah Suoh. Tahun ini merupakan tahun pertama sasaran pembinaannya kelompok nelayan, mengingat tahun-tahun sebelumnya terfokus untuk Pokdakan saja,” ungkap Basuki, mendampingi Kepala Dinas Perikanan Kamaluddin, ST., Selasa (8/3).

Dalam  kunjungan yang akan dilakukan secara marathon dalam satu tahun kedepan tersebut, kata dia,  sejumlah materi akan disampaikan kepada Kelompok Nelayan,  diantaranya mengingatkan kepada nelayan untuk  melakukan aktifitas tangkap  dengan tetap memperhatikan lingkungan.

”Nelayan harus melakukan aktivitas penangkapan ikan yang ramah lingkungan,  tidak boleh menggunakan bom, setrum, potas atau racun lainnya, yang bisa merusak ekosistem dan lingkungan, tegas ketika itu dilanggar maka sanksi hukum menanti,” ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya akan mendorong kelompok nelayan untuk  membentuk kelembagaan  dengan baik,  hal ini akan memudahkan koordinasi, termasuk dalam mengusulkan bantuan-bantuan untuk nelayan itu sendiri.

”Bagaimana kedepan kemitraan terbangun antara pemerintah  dengan kelompok nelayan, sehingga  bisa memudahkan akses bantuan untuk nelayan itu sendiri, termasuk kedepannya target kami nelayan-nelayan ini bisa tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB),”  pungkas Basuki.  (nop/mlo)


Pos terkait