Selama 13 Hari, 8 Warga Lambar Positif DBD

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Barat, hingga Senin (13/1) sudah ada delapan warga dinyatakan positif terinfeksi Demam Berdarah Dengue (DBD). Angka yang terbilang tinggi memasuki awal tahun 2020, dan jumlah tersebut diprediksi akan meningkat, telebih  tahun 2020 ini merupakan siklus lima tahunan, sehingga perlunya upaya serius dari semua pihak dalam menekan kasus DBD agar tidak terus berkembang.

Sekretaris Dinkes Lambar Suhendrawati, SKM, M.Kes., didampingi Kabid Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ira Permata Sari, mengatakan,  dengan munculnya kasus DBD di awal tahun 2020 ini, maka pihaknya mulai melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan menyurati seluruh Puskesmas yang ada di Lambar, untuk kemudian diteruskan kepada 131 pekon dan lima kelurahan dalam rangka melakukan berbagai upaya bersama untuk meminimalisasi bertumbuh kembangnya jentik nyamuk DBD di  lingkungan sekitar.

Bacaan Lainnya



”Dalam penanganan kasus DBD ini, tentunya perlu ada upaya  bersama dari semua pihak, dan  perlu peran aktif masyarakat, sehingga kasus DBD bisa kita tekan, kami akan menyurati seluruh puskesmas untuk kemudian diteruskan ke seluruh pekon  dan kelurahan yang ada,” ungkap Hera—sapaan Suhendrawati.

Dijelaskan, berbagai cara yang bisa dilakukan dalam pencegahan DBD di rumah antara lain, menguras bak mandi seminggu sekali, membersihkan juga wadah penampung air lainnya, pasang kasa dan kelambu nyamuk, jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama, gunakan lotion atau krim anti nyamuk, gunakan pakaian tertutup saat keluar rumah dan upaya terakhir adalah Fogging.

”Karena itu pentingnya peran aktif masyarakat, dengan melakukan gotong-royong atau minimal membersihkan lingkungan rumah masing-masing, maka jentik nyamuk DBD yang cenderung lebih suka di air yang bersih tidak berkembang, dan keluarga akan terhindar dari DBD, atau minimal untuk kolam atau bak penampungan air yang tidak bisa dikuras bisa dilepaskan satu atau dua ekor ikan, sehingga akan memakan jentik nyamuk yang ada, jangan dikit-dikit minta Fogging karena itu upaya terakhir, dan yang terpenting adalah upaya setiap keluarga dalam membersihkan rumah dan lingkungannya,” ujarnya. (nop/mlo)



Pos terkait