Selama Ramadhan, Polres Lambar Turunkan Personel Amankan Pasar Takjil 

Medialampung.co.id – Sejumlah personel kepolisian di jajaran Polres Lampung Barat diturunkan untuk menjaga ketertiban dan penerapan protokol kesehatan (Prokes) di Kawasan Taman Kota dan Seputaran Tugu Ara Kelurahan Pasarliwa sebagai pusat pasar takjil.

Kapolres Lambar AKBP Hadi Saepul Rahman, S.I.K, mengatakan penempatan personel pada lokasi pasar takjil ini dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terutama kepada para pengguna jalan.

Bacaan Lainnya


“Penjual makanan untuk berbuka puasa atau takjil yang menjamur selama ramadhan, memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan. Untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas yang dipicu banyaknya penjual hidangan takjil tersebut, kita menurunkan petugas untuk bersiaga melakukan pengaturan dan pengamanan lalu lintas,” ujarnya.

Sebab, lanjutnya sudah merupakan fenomena yang biasa jika selama ramadhan banyak masyarakat yang mencari hidangan takjil atau jajanan untuk berbuka puasa. 

Dengan demikian, pasar-pasar cenderung ramai dikunjungi masyarakat, terutama menjelang waktu berbuka puasa. 

“Untuk itu petugas kepolisian akan ditempatkan di pasar-pasar untuk melakukan pengaturan dan pengamanan lalu lintas, karena Biasanya kan rawan macet, rawan kecelakaan lalu lintas dan tentunya namanya juga ambang gangguan ya ini diharapkan kepolisian juga segera merespon,” kata dia.

Menurutnya, meski pasar takjil tahun ini dibuka Namun, ia meminta agar para pembeli ataupun pedagang hidangan takjil tetap memperhatikan keamanan, keselamatan, dan ketertiban. 

“Bagi masyarakat yang ingin berbelanja makanan berbuka puasa supaya memarkirkan kendaraannya dengan baik di tempat yang aman dan tidak lupa mengunci dan memasang pengaman pada kendaraannya dengan baik untuk mencegah terjadinya aksi pencurian kendaraan bermotor,” pesannya.

Seperti diketahui, sejak hari pertama puasa sejumlah wahana bermain di taman kota dan pasar takjil di Lapangan Merdeka sudah dipadati pengunjung. 

Begitupun dengan arus lalulintas, meski sejumlah petugas kepolisian telah diturunkan namun akibat padatnya kendaraan maka kemacetan tak terhindarkan.

“Kawasan ini kan memang menjadi pusat kota, ditambah ada pasar takjil dan dibukanya wahana bermain anak, jadi wajar jika padat pengunjung baik yang berburu makanan berbuka puasa atau hanya sekadar ngabuburit,” ujar Sandi salah satu pengendara.(edi/mlo)


Pos terkait