Seluruh Pegawai dan WBP Rutan Krui Jalani Tes Urine

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Seluruh pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Krui, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menjalani tes urine, Sabtu (26/6) kemarin. Hal itu selain untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba, juga dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI).

Kepala Rutan Kelas IIB Krui,M.Hendra Ibmansyah, S.H, M.H., melalui Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Dadang Adi Patianum, mengatakan tes urine terhadap semua pegawai dan WBP di Rutan Kelas IIB Krui itu hasilnya negatif narkoba. Artinya, tidak ada yang dinyatakan positif narkoba. Sehingga kedepan diharapkan bisa dipertahankan dan jangan sampai terjadi penyalahgunaan narkoba di dalam Rutan setempat.

Bacaan Lainnya

“Semua hasil pemeriksaan tes urine itu sudah disampaikan ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Lampung,” katanya, Minggu (27/6).

Dijelaskannya, selain melaksanakan tes urine, petugas juga melakukan razia di semua kamar hunian yang ada di Rutan setempat. Sedangkan, dari hasil razia di kamar hunian WBP itu tidak ditemukan barang-barang terlarang, terutama narkoba jenis apapun di dalam kamar hunian. Selama ini untuk di kamar hunian WBP  belum pernah ditemukan ada narkoba jenis apapun yang tersimpan di dalam kamar hunian tersebut.

“Hingga kini di Rutan Kelas IIB Krui masih bersih dari narkoba, meski begitu kita juga akan tetap maksimalkan agar kedepan tidak ada kasus narkoba di Rutan ini,” jelasnya.

Masih kata dia, pihaknya kembali mengingatkan kepada seluruh pegawai maupun WBP di Rutan Krui ini untuk bersama-sama memerangi narkoba. Kegiatan razia maupun pemeriksaan tes urine sebagai upaya untuk mencegah peredaran narkoba itu kemungkinan kedepan akan menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya. Sehingga kasus narkoba di Kabupaten Pesbar ini khususnya, bisa nol atau tidak ada kasus. Mengingat narkoba jenis apapun tentunya akan sangat berdampak negatif bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat maupun bangsa.

“Karena itu, jika tidak ada penyalahgunaan narkoba, akan berdampak bagi para generasi penerus, khususnya di Kabupaten Pesbar ini untuk menjadi generasi yang berprestasi,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait