Semangat Agustus, Rutan Kota Agung Gelar Berbagai Kegiatan

  • Whatsapp
Jajaran Pegawai Rutan Kelas IIB Kota Agung foto bersama setelah pelaksanaan Razia kamar hunian

Medialampung.co.id – Pandemi tidak menyurutkan semangat jajaran Rutan Kelas IIB Kota Agung untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-76. 

Dengan bertemakan “Agustus Berkah”, jajaran Rutan Kota Agung melaksanakan 3 (tiga) kegiatan sekaligus pada Sabtu (7/8).

Bacaan Lainnya

Kegiatan diawali dengan menggelar razia kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini merupakan komitmen untuk memberantas HP, Pungli, dan Narkoba (Halinar) serta sebagai deteksi dini keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Kota Agung. 

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Boy Naldo Gultom mewakili Kepala Rutan Kota Agung, Akhmad Sobirin Soleh mengatakan, pada razia tersebut ditemukan barang-barang terlarang berupa 4 unit handphone, 3 buah headset, 6 buah charger, 1 botol parfume, 2 buah pecahan kaca, 2 buah casing HP, 2 buah alat memasak air, 1 buah kipas angin rusak, 8 buah sendok besi, 2 alat cukur kumis dan 3 buah terminal listrik. 

“Barang-barang terlarang itu kami sita untuk selanjutnya dimusnahkan. Kemudian bagi WBP yang diketahui mempunyai barang terlarang tersebut akan dikenai sanksi dari administrasi sampai tidak diperkenankan menerima kunjungan,” ujar Boy Naldo. 

Kegiatan selanjutnya adalah pendistribusian Alat Pelindung Diri (APD) kepada petugas poliklinik Rutan. Ini salah satu upaya tanggap penanganan wabah virus Covid-19, khususnya untuk tenaga medis Rutan Kota Agung yang membutuhkan alat kesehatan. 

Pnyerahan Alat Pelindung Diri (APD) kepada petugas poliklinik Rutan. – Foto dok Rutan

Terakhir, sebagai wujud pengabdian Rutan Kota Agung terhadap masyarakat, Jajaran Rutan Kota Agung memasang papan nama jalan, yakni jalan Yudha Muka. 

Papan nama jalan ini sendiri hasil dari pembinaan keterampilan las Warga Binaan Rutan dibawah bimbingan kegiatan kerja Subsi Pelayanan Tahanan.

Kepala Subsi Pelayanan Tahanan, JM Prameswari mengungkapkan, pemasangan nama jalan ini sebenarnya adalah aspirasi dari masyarakat. 

“Karena jalan persis di samping gedung Rutan dan belum memiliki papan nama. Sehingga banyak masyarakat yang tidak tau nama jalan tersebut. 

Kami dan jajaran, membantu semaksimal mungkin apa yang bisa kita lakukan untuk bakti kepada masyarakat,” terang Prameswari. (ehl/mlo)


Pos terkait