Sempat 24 Jam di Polsek Sukarame Pasangan Dugaan Selingkuh Pegawai Bank Lampung dan Staf Protokol DPRD Lampung Dipulangkan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Oknum Pegawai Bank Lampung, Cabang Talang Padang, RPN (31), yang digerebek polisi dalam kamar kost bersama pria selingkuhannya, ARN (40) oknum ASN, bagian Protokol DPRD Provinsi Lampung, sempat menjalani pemeriksaan di Polsek Sukarame. Setelah 1×24 jam, keduanya dipulangkan kerumah masing masing. Dengan proses hukum masih berjalan.

Kapolsek Sukarame Bandar Lampung Kompol Warsito mengatakan, keduanya dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sukarame selama 1×24 jam. Terkait dugaan perselingkuhan, pihaknya masih meminta keterangan sejumlah saksi.

“Iya mereka sudah kami pulangkan ke keluarganya masing-masing. Tapi untuk proses hukumnya tetap berjalan. Jadi proses penyelidikan saat ini masih berjalan dan tim kami masih memintai keterangan saksi lainnya,” kata Warsito, Sabtu 25 September 2021, dilangsir suara.com.

Polisi menyebutkan dalam kasus itu, keduanya tidak menutup kemungkinan pada proses penyelidikan, nantinya berujung mediasi perdamaian. Namun hingga kini polisi belum ada perlakuan mediasi terhadap keduanya. “Dan untuk menantisipasi perbuatan hubungan terlarang di wilayah hukum polsek Sukarame, kami nantinya akan mendata sejumlah indekos. Pendataan nantinya akan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dimasing masing wilayah,” ujar Warsito.

Diharapkan dengan pendataan ini, nantinya bisa mengantisipasi terjadinya kasus kehamilan diluar nikah, dan untuk menghindari tindakan kriminalitas dan kejahatan seperti maling motor, narkoba, dan lainnya. “Ya antisipasi mulai dari hubungan gelap, dan kejahatan lain, Narkoba, curanmor, dan yang lain,” katanya.

Sebelumnya polisi melakukn penggerebkan itu juga bersama Aditya Chandra (37), suami sah Riani Prima Ningtyas. Aditya menyaksikan langsung istrinya bersama pria lain, yaitu Arianto Risky Nugroho, dalam kamar kost. Aditya didampingi kuasa hukumnya Irham Tauri, kemudian melaporkan perbuatan istrinya ke Polsek Sukarame.

Irham Rubian Tauri,menjelaskan, penggrebekan tersebut, bermula saat keluarga Aditya melihat kendaraan yang sering di pakai oleh Riani. Kendaraan itu, sering berada di Bandarlampung. Padahal, Riani bekerja di Bank Lampung wilayah Talangpadang Tanggamus.

Melihat kendaraan yang sering berada di Bandarlampung, pihak keluarga curiga. Sehingga membuntuti kendaraan itu. “Riani inikan kerja di Bank Lampung Tanggamus. Ia seminggu sekali pulang. Karena pihak keluarga tahunya Riani ini ngekos di Talangpadang Tanggamus,” ungkap Irham.

Saat di buntuti, kara Irham, kendaraan itu berhenti di salah satu kos-kosan yang ada di jalan KM Baginda, Bandar Lampung. Sehingga keluarga korban menghubungi Aditya, sambil menunggu di luar. Setelah beberapa jam menunggu, sambung Irham, Riani muncul dan masuk ke kos-kosan tersebut.

“Tapi Aditya dan keluarganya belum masuk ke kosan. Mereka masih menunggu di luar. Setelah beberapa jam istrinya tak kunjung keluar. Mereka langsung menggrebek kos-kosan itu. Ya sempat terjadi adu mulut, kedua pasangan bukan suami istri itu kemudian langsung di bawa ke Mapolsek Sukarame,” katanya.


Pos terkait