Sempat Menjauh, Kawanan Gajah Dekati Sekolah dan Pemukiman Warga

Medialampung.co.id – Sebanyak 18 ekor gajah yang sebelumnya sempat menjauh dari pemukiman warga Pekon Sukamarga Kecamatan Suoh kabupaten Lampung Barat, kini kembali mendekat. Bahkan kawanan gajah tersebut hanya berjarak sekitar 500 meter saja dari sekolah dan permukiman di Pekon Sukamarga.

Anggota DPRD Lambar Sugeng Hari Kinaryo Adi mengungkapkan, petugas gabungan beberapa waktu lalu telah berhasil menggiring kawanan gajah tersebut menjauh dari perkebunan dan permukiman masyarakat dengan jarak terakhir sekitar 3,5 kilometer.

Bacaan Lainnya


”Tetapi sejak kemarin, kawanan gajah tersebut kembali mendekati pemukiman warga, bahkan hanya berjarak sekitar lima meter saja dari jalan poros, dan untuk hari ini terpantau berjarak sekitar 500 meter dari SMPN 1 Suoh, yang juga berada di pemukiman warga,” ungkap Sugeng.

Politisi yang juga aktif bersama masyarakat melakukan penanganan konflik gajah tersebut mengaku tidak mengetahui penyebab kenapa kawanan gajah tersebut enggan berada di habitat aslinya yakni Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

”Sudah beberapa kali dilakukan penggiringan, namun kawanan gajah ini tetap kembali masuk perkebunan warga dan kerap mendekati permukiman, tentunya ini cukup meresahkan dan menghambat aktivitas masyarakat, terlebih beberapa di antara kawanan gajah ini cukup agresif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala TNBBS Resort Suoh Sulki, SH., mendampingi kepala Bidang TNBBS Wilayah II Liwa Amri, SH, M.Hum., sebelumnya mengungkapkan, titik lokasi terpantaunya kawanan gajah tersebut pasca dilakukan penggiringan oleh petugas tersedia makanan yang cukup banyak, berupa tanaman pisang hutan. 

Sehingga diharapkan kawanan gajah tersebut tidak lagi kembali ke wilayah Pekon Sukamarga dan kembali memakan tanaman pisang milik masyarakat. 

“Lokasinya cukup jauh, makanan tersedia cukup banyak, jadi tentu diharapkan kawanan gajah ini tidak kembali lagi dalam waktu dekat ini, dan keberadaanya akan terus kami pantau, sehingga ketika nantinya kawanan gajah ini kembali mengarah ke Pekon Sukamarga akan dilakukan penghalauan kembali,” kata Sulki. 

Menurutnya, hasil penggiringan terakhir kawanan gajah tersebut terpantau sekitar 3,5 kilometer dari Pemangku Sukaraja, tepatnya berada di sekitar Kali Tempur, masuk dalam wilayah Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat. (nop/mlo)


Pos terkait