Sempat Terjadi Kerusakan, Talud Pantai Labuhan Jukung Selesai Diperbaiki

  • Whatsapp

Medialamping.co.id – Bangunan talud di kawasan wisata pantai Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) yang sempat mengalami kerusakan, kini telah selesai diperbaiki oleh rekanan sesuai hasil peninjauan anggota DPRD Pesbar beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) setempat, Drs. Gunawan, M.Si., mengaku perbaikan talud yang mengalami kerusakan di beberapa titik di kawasan wisata Labuhan Jukung itu telah dilaksanakan sejak Kamis (11/2) lalu, kini sudah selesai.

Bacaan Lainnya




“Perbaikan bangunan talud yang rusak itu sudah selesai, saat ini masih dilakukan perapian beberapa bagunan talud lainnya oleh rekanan sesuai harapan dari anggota DPRD Pesbar beberapa waktu lalu,” katanya, Rabu (17/2).

Dijelaskannya, meski bangunan talud itu sudah diperbaiki. Tapi, seluruh bangunan baru di kawasan wisata Labuhan Jukung itu masih dalam tahap pemeliharaan pihak rekanan. Karena itu, jika selama masa pemeliharaan itu kembali terjadi kerusakan, akan diperbaiki oleh rekanan. Pihaknya juga akan tetap memantau bangunan baru di kawasan wisata itu. Dirinya memastikan bangunan talud yang mengalami kerusakan di beberapa titik akibat dihempas ombak itu seluruhnya telah diperbaiki.

“Kita berharap agar para pengunjung pantai dan masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas serta prasarana di kawasan wisata itu,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dispar Kabupaten Pesbar, telah berkoordinasi dengan pihak ketiga (rekanan) yang mengerjakan pembangunan talud di kawasan wisata Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah, tahun anggaran 2020 lalu. Hal itu terkait dengan ada kerusakan beberapa titik bangun talud di kawasan wisata itu.

Kepala Dinas Pariwisata Pesbar, Drs.Gunawan, M.Si., mengatakan pembangunan di kawasan wisata Labuhan Jukung itu terdapat tiga item pekerjaan antara lain pembangunan talud dan rabat beton di pinggir pantai Labuhan Jukung sepanjang 271 meter, serta enam unit GRC (lukisan dinding 3D) ukuran 2×3 meter, dengan total anggaran keseluruhan sebesar Rp1,8 miliar.

“Semua pengerjaan pembangunan itu sudah selesai tepat waktu di akhir Desember 2020 lalu, dan sudah dilakukan serah terima pekerjaan (PHO),” katanya.

Dijelaskannya, mengenai pekerjaan yang telah dilakukan serah terima pada 2020 itu, tentu semua pembangunan yang ada juga telah berdasarkan pengawasan dari konsultan kegiatan. Artinya, semua pelaksanaan pembangunan sudah sesuai dengan perencanaan. Sedangkan, mengenai ada kerusakan talud itu, berdasarkan pantauan Dispar setempat terdapat dua titik bagian bawah talud yang mengalami kerusakan kecil.

“Kerusakan talud itu pada saat menjelang serah terima pekerjaan karena sudah selesai, kondisi semen pada bagian talud itu masih basah. Saat itu terjadi gelombang tinggi dan menghempas bangunan talud hingga menyebabkan sebagian bangunan talud rusak,” jelasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait