Seorang Anggota TNI Tertembak Senjatanya Sendiri 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Peristiwa penembakan terjadi pada Selasa (8/6) sekitar pukul 04.00 WIB Jl. Sultan Agung, Way Halim, Bandarlampung.

Peristiwa tersebut dialami oleh seorang anggota TNI AU aktif bernama Pratu NR dan istrinya RA.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pengakuan dari korban (NR), peristiwa tersebut terjadi saat keduanya melintas di Jl. Sultan Agung yang mengendarai mobil Agya putih, tiba-tiba dua pengendara motor memepet dari sisi kanan dan melepaskan tembakan ke arah korban

Akibatnya, Pratu NR mengalami luka tembak di bagian tangan kiri, sementara istrinya RA terluka di bagian paha kanan.

Polresta Bandarlampung Lanud Pangeran M Bun Yamin langsung melakukan Joint investigation untuk menyelidiki kejadian yang sebenarnya.

Polda Lampung, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsad didampingi Komandan Lanud Pangeran M Bunyamin Letkol Navigasi Yohanes Ridwan dan Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Komisaris Resky Maulana, menggelar konferensi pers pada Jumat (11/6) terkait kasus tersebut.

“Penembakan yang diduga dilakukan oleh dua pengendara sepeda motor di Jl. Sultan Way Halim karena masuk wilayah hukum Polresta, Tim dari Reskrim langsung turun ke TKP untuk penyelidikan. Namun karena ini korbannya dari bintara TNI maka penyelidikan dan penyidikan kita serahkan ke Lanud Pangeran M Bun Yamin,” papar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsad.

Sementara di tempat yang sama Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) TNI AU Pangeran M. Bun Yamin Letkol Nav. Yohanas Ridwan mengungkapkan hasil investigasi atas kasus penembakan yang dialami Pratu NR dan istrinya.

Dari proses Scientific Crime Investigation (penyelidikan tindak pidana berdasarkan ilmiah) peluru yang mengenai kedua korban berasal senjata milik salah satu korban sendiri yakni Pratu NR.

“Dengan ini kami jelaskan, penembakan terhadap Pratu NR pada Selasa (8/6) merupakan murni kecelakaan dari senjata korban sendiri yang mengenainya dan juga istrinya (RA),” bebernya.

“Setelah kami menerima berkas hasil pemeriksaan dari Polresta Bandarlampung, kasus ini akan dilanjutkan pemeriksaan oleh POM AU berdasarkan ketentuan hukum militer yang berlaku, adapun motif dari kejadian ini sedang ditindaklanjuti menunggu korban (NR) pulih karena saat ini sedang dalam pengobatan di RS Advent Kota Bandarlampung,” tegas Danlanud Letkol Navigasi Yohanes Ridwan.(*/mlo)


Pos terkait