Serangan Hama Ulat Meresahkan Petani Jagung di Waykanan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Para  petani Jagung di Kampung Gunung Sari, Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Waykanan diresahkan dengan serangan hama ulat jagung yang merusak tanaman mereka. 

Menurut salah seorang petani jagung, Marwanto (37) mengatakan, bahwa Hama tersebut mulai menyerang tanaman jagung saat usia 2 hingga 3 Minggu sejak ditanam.

Bacaan Lainnya



Penyakit tersebut menyerang bagian bawah batang jagung yang merambat ke daun, hingga pucuk jagung sehingga membuat Jagung terlihat pucat lalu mati dalam beberapa hari. 

“Hama ini memakan pucuk hingga batangnya dan jika dibiarkan maka tanaman jagung langsung akan mati, untuk menghindari itu maka kami selaku petani harus menyemprot hama tersebut menggunakan pestisida supaya bisa panen,” kata Marwan. 

Padahal, katanya, menanam jagung itu telah menghabiskan biaya banyak. Bahkan banyak di antara sesama petani yang mengajukan pinjaman ke bank untuk biaya operasional mereka selama bertani. 

“Dari modal menanam saja sudah merogoh kocek yang lumayan besar dimulai dari pembelian bibit hingga upah penanaman, dan usaha jagung ini merupakan bekal untuk membangun kehidupan bersama keluarga, maka saya sangat khawatir panennya akan turun drastis sehingga mengalami kerugian,” keluhnya.(wk1/mlo)



Pos terkait