Sertifikasi Produk Halal, KWT Sehati Sambut Kunjungan Lembaga Survei

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Unit usaha kelompok wanita tani (KWT) Sehati, Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat akan segera mengantongi sertifikasi produk halal yang saat ini tengah dalam tahapan survei oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan difasilitasi oleh Kementerian Agama melalui satgas Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Diskoperindag..

Disamping survei, tim juga memberikan pembinaan sebagai bentuk support terhadap pengurus KWT agar terus berinovasi menghasilkan produk kuliner guna memajukan kegiatan usaha tersebut.

Bacaan Lainnya


Ketua Pembina KWT Sehati Reva Melinda mengatakan bahwa KWT Pekon setempat baru-baru ini menerima kunjungan dari tim MUI dan Diskoperindag dalam rangka survei untuk penerbitan sertifikat produk halal.

“Saat ini masih dalam proses usulan, dan sebelumnya sudah di survei. Alasan pentingnya sertifikat produk halal ini yaitu untuk memberikan jaminan dan kepercayaan kepada konsumen,” ujarnya. 

Dijelaskannya, produk yang dihasilkan oleh KWT tersebut merupakan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) khusus kuliner seperti beragam jenis olahan keripik dan produk utama yaitu kopi tumbuk lesung.

“Dengan mengantongi label halal nanti, kedepan diharapkan dapat semakin menunjang pemasaran produk, karena besar harapan kami KWT sehati dapat maju dan berkembang sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga mereka yang tergabung dalam kelompok ini,” harapnya. 

Sehingga, untuk mewujudkan itu pihaknya terus memacu semangat seluruh anggota kelompok agar senantiasa meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan agar pemasaran produk tidak hanya dilakukan di tingkat lokal melainkan hingga ke tingkat nasional.

“Seperti kita ketahui, peran KWT atau wanita tani ini sangat strategis dalam peningkatan produktivitas usaha tani dan berpotensi untuk meningkatkan pendapatan dan ketahanan pangan menuju kesejahteraan rumah tangga,” pungkasnya.(edi/mlo)




Pos terkait