Sesuai Jadwal, 34 Nakes di Blambangan Umpu Dapatkan Vaksin Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sesuai dengan jadwal hari ini seluruh tenaga kesehatan (nakes) se-kabupaten Waykanan dilakukan vaksinasi begitu juga yang dilaksanakan di UPT Puskesmas Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu, 34 orang tenaga kesehatannya secara bergilir diberikan vaksin. 

“Kemarin kan telah melakukan vaksinasi terhadap para anggota forkopimda Waykanan yang digelar di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin pagar alam Waykanan sesuai jadwal, hari ini semua nakes yang dianggap memenuhi syarat juga dilakukan vaksinasi di puskesmas masing-masing, di Puskesmas Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu ini 34 orang nakes memenuhi syarat untuk divaksin antara lain 27 nakes puskesmas Bumi Baru dan 7 orang nakes dari Klinik Ramik Ragom Bumi Baru,” terang Deni Paika, S.Kep., Kepala UPT Puskesmas Bumi Baru.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh, Deni Paika menjelaskan bahwa penyuntikan vaksin sinovac tersebut Harus mengikuti standar operasional prosedur (SOP-red) yang mana ada 4 prosedur yang harus dilakukan dalam penyuntikan vaksin, antara lain Vaksin Harus lolos verifikasi pendaptaran melalui aplikasi P. Care.

Kemudian baru ke tahap selanjutnya screening dan anamnesa dimana dimana calon penerima vaksin akan diperiksa secara detail termasuk ada atau tidaknya penyakit peserta vaksin, setelah screening pertama dan kedua vaksin menuju meja ketiga yang merupakan tempat penerimaan vaksin sebelum dilakukan penyuntikan.

Usai disuntik vaksin sinovac, peserta diarahkan ke meja keempat untuk menjalani masa observasi selama 20-30 menit, observasi ini gunanya untuk melihat gejala klinis yang muncul akibat penyuntikan vaksin tersebut.

“Ini yang disebut (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) KIPI, bila tidak terjadi masalah KIPI tersebut dalam kurun waktu 30 menit maka penerima vaksin sudah bisa diperbolehkan pulang dan bisa beraktifitas seperti biasanya,” tutur Deni Paika 

“Terkait dengan Pandemi corona ini, Saya selaku Kepala Puskesmas Bumi Baru, mengajak masyarakat agar selalu berperilaku hidup bersih dan sehat, bukan hanya untuk menghindari virus Corona saja, tapi juga dari penyakit lainnya, salah satunya di musim penghujan ada penyakit yang tidak kalah gawatnya yaitu DBD (Demam Berdarah Dengue),” tutup Deni Paika, S.Kep.(wk1/mlo)


Pos terkait