Setahun Mengenal Pencak Silat, Rio Juara Pencak Silat Piala Kemenpora

  • Whatsapp
Rio Sanjaya juara I Pencak Silat Kategori Tanding pada Open Turnamen Lampung International Championship V Piala Kemenpora RI tahun 2020. foto pip/mlo

Medialampung.co.id – Prestasi membanggakan diraih Rio Sanjaya Surya, atlet pencak silat asal Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an Kota Metro.

Dengan perjuangan dan kegigihannya ia berhasil meraih juara I Pencak Silat Katagori Tanding pada Open Turnamen Lampung International Championship V Piala Kemenpora RI tahun 2020 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila) pada 10-12 Maret.

Bacaan Lainnya



Rio, putra pertama dari pasangan Dedi Sutrisno dan Suyanti ini mengaku, kunci sukses dalam memenangkan pertandingan tersebut adalah tekun berlatih. Ia juga mengaku tidak menyangka dapat meraih prestasi tersebut lantaran lawannya yang tangguh.

“Alhamdulillah dapat juara. Sebenarnya gak nyangka. Tapi alhamdulillah berkat doa orang tua, keluarga serta pembimbing dan teman-teman bisa berhasil. Kalau ditanya kunci menangnya berlatih dengan serius dan tekun,”ujarnya, Kamis (12/3).

Menurutnya, sejak kecil ia memang hobi berlatih mengikuti pelatihan bela diri. Tepatnya saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), ia sudah tekun berlatih mengikuti kegiatan Taekwondo.

“Kalau SD sampai SMP belajarnya taekwondo, baru kelas 1 SMA latihan pencak silat. Kalau untuk latihan bela diri ini memang hobi, dan alhamdulilah dapat juara 1 katagori tanding,” ujar siswa Kelas XI SMA TMI Roudlotul Qur’an Kota Metro.

Sementara itu, Dedi Sutrisno mengaku bangga atas prestasi yang diraih putranya tersebut. Ia juga tidak menyangka putranya berhasil meraih juara dalam Pencak Silat Open Turnamen Lampung International Championship V Piala Kemenpora RI tahun 2020.

“Kalau dari kecil memang hobinya ikut taekwondo. Sejak sekolah di SMA ini dia memang baru berlatih pencak sikat di sekolah dan pondoknya. Dan alhamdulillah bisa dapat juara satu,” tutur warga asal Gayabaru III, Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah ini.

Ditanya mengenai dukungannya terhadap prestasi putranya tersebut, ia mengaku mendukung setiap kegiatan yang bersifat positif. Namun ia berpesan kepada putranya agar tidak melupakan ibadah.

“Sesibuk apapun saya selalu mengingatkan jangan lupa ibadahnya. Prestasi penting tapi ibadah yang nomor satu. Karena tidak ada yang tidak mungkin kalau kita tekun ibadah dan selalu berdoa kepada Allah SWT, tentunya juga dengan giat berlatih,” tutupnya. (pip/mlo)



Pos terkait