Setelah 1,5 Bulan Tutup, MBK Kembali Dibuka

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Setelah ditutup selama 1,5 bulan, Mall Boemi Kedaton (MBK) kembali dibuka usai Kota Bandarlampung menerapkan PPKM level 4 untuk mengurangi aktivitas masyarakat dan mengurangi kerumunan pengunjung.

Selama diterapkan PPKM Level 4, MBK menutup akses ke lantai dua, dan hanya restoran serta supermarket yang buka, untuk gerai baju banyak tutup, termasuk bioskop 21 sementara ditutup juga.

Bacaan Lainnya

Pantauan Medialampung.co.id Rabu (25/8) sudah banyak tenant yang buka, dan di lantai 1 juga untuk promosi kembali ramai.

Berdasarkan keterangan security MBK memang untuk saat ini hanya Tenant yang sudah mempunyai kartu Vaksin dan surat antigen, yang harus menunjukkan kartu vaksin jika tidak bisa menunjukkan kartu vaksin untuk pengunjung kita belum tahu, masih menunggu informasi dari pimpinan.

Sebelumnya beredar informasi untuk masuk ke Mall harus menunjukkan kartu vaksin, kalau tidak ada kartu vaksin atau surat antigen tidak diizinkan masuk mal.

Sementara Ines (25) salah satu tenant fashion yang menjual jilbab dan baju gamis mengatakan, kita memang dianjurkan untuk tidak berdagang dulu dari tanggal 12 Juli sampai tanggal 24 Agustus kemarin, payah mas gag dagang setengah bulan, banyak pengeluaran, belum lagi harus bayar karyawan.

“Kita mulai membuka usaha di MBK ini sejak dari 2015 sebelum flyover MBK dibangun,” ucap Ines.

Sedangkan dari pihak manajemen Mall Boemi Kedaton, dalam hal ini General Manager MBK Bandarlampung, Andreas Purwanto mengatakan, ia menyambut gembira pembukaan Mall ini 

“Jadikan kemarin kita baru memenuhi undangan Walikota Bandarlampung, pengelola Mall dipanggil. Dan mulai hari ini kita diizinkan buka kembali nih, tapi dengan catatan penerapan prokes kesehatan yang sangat ketat,” ungkap Andreas 

Lebih lanjut ia menyampaikan perihal peraturan pemerintah yang mengharuskan masyarakat yang wajib vaksin guna memasuki area mal, menurutnya saat ini peraturan itu masih dalam tahap diskusi dengan pihak terkait.

“Nah untuk persyaratan vaksin, karena sementara ini belum seluruh masyarakat Lampung divaksin jadi kita belum mewajibkan vaksin,” jelasnya 

Disinggung apakah pihak Mall Boemi Kedaton akan menerapkan peraturan tersebut, nantinya apabila keputusan pemerintah kota telah diterbitkan 

“Tapi kedepannya bila pemerintah sudah menerbitkan peraturan itu, kita pun pasti laksanakan juga, apa yang sudah diterapkan oleh pemerintah,” lanjutnya 

Sementara itu saat ditanya apakah para karyawan juga diterapkan wajib vaksin, ia pun menyampaikan 

“Karyawan disini diwajibkan vaksin, bahkan karena kemarin sudah tutup lumayan lama jadi kita terapkan juga tes PCR kepada karyawan dan tenant disini. Karena ini kan demi kebaikan bersama juga,” ujar Andreas.(*/mlo)


Pos terkait