Setelah Hari Ke-7, Pencarian Nelayan Hilang Dihentikan

  • Whatsapp
Tim SAR gabungan resmi mengakhiri pencarian terhadap Marsid (35) nelayan yang hilang di Perairan Teluk Kiluan. Dalam pencarian hari ketujuh tim belum berhasil menemukan jasad Marsid. - Foto Basarnas/mlo

Medialampung.co.id – Tim SAR gabungan resmi mengakhiri pencarian terhadap Marsid (35) nelayan yang hilang di Perairan Teluk Kiluan, Sabtu (22/2) lalu. Pencarian sendiri melibatkan BPBD, Basarnas TNI dan Polri.

Kabid Kedaruratan, BPBD Tanggamus Edi Nugroho mewakili Kepala Pelaksana BPBD Tanggamus Ediyan M. Thoha, mengatakan, pencarian dibentuk terhitung Jumat (28/2) lalu.

Bacaan Lainnya


“Kami sudah berupaya mencari Marsid sesuai SOP pencarian orang hilang dan hingga hari ketujuh, korban juga belum ditemukan sehingga operasi pencarian kita hentikan,” ujar Edi Nugroho, Minggu (1/3).

Diungkapkan Edi, bahwa kendala yang dihadapi tim gabungan dalam melakukan pencarian adalah tingginya gelombang.

“Perairan Teluk Kiluan ini berbeda dengan perairan Limau dan Kotaagung, gelombang disini tinggi karena hampir mendekati laut lepas, hampir seluruh penjuru Teluk Kiluan disusuri tapi masih nihil, ” imbuhnya.

Atas dihentikannya pencarian ini, Edi mengaku jika pihaknya sudah menyampaikan kepada pihak keluarga. “Pihak keluarga sudah diberitahu, mereka bisa memaklumi dan menerimanya,” ujarnya.

Kendati pencarian resmi dihentikan, namun pihak BPBD Tanggamus tetap akan turun ke laut apabila masyarakat menemukan tubuh orang terapung di lautan.

“Jika ada masyarakat yang melihat tubuh terapung maka segera lapor kepada aparat pekon atau Kecamatan, nanti kami akan turun untuk melakukan evakuasi,” pungkas Edi. (rnn/ehl/mlo)



Pos terkait