Setelah Operasi Ketupat Berakhir, Polres Lamtim Gelar KRYD

  • Whatsapp
Kabag Ops Polres Lamtim Kompol Sauzar Nanda Mega

Medialampung.co.id – Pasca berakhirnya Operasi Ketupat Krakatau 2021. Polres Lampung Timur menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan melalui Kabag Ops Kompol Nanda Sauzar Mega menjelaskan, KRYD digelar mulai 17 hingga 24 Mei 2021.

Bacaan Lainnya


Menurutnya,  KRYD  tidak merubah formasi yang ditetapkan saat operasi Ketupat Krakatau dan tidak melakukan pembongkaran 5 pos pengamanan (Pos Pam)  dan 1 pos pelayanan (Pos Yan).

Dilanjutkan, personel gabungan untuk KRYD sebanyak 198. Dari jumlah itu 90 diantaranya merupakan personel Polri. Sementara, pada Operasi Ketupat melibatkan 434 personil gabungan. Dari jumlah tersebut 224 di antaranya personil Polres Lamtim.

Ditambahkan, tugas personil KRYD sama dengan saat Operasi Ketupat antara lain menjaga situasi yang kondusif dan penyekatan arus mudik dan balik.

Diketahui sebelumnya, personel gabungan siap amankan perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah di Kabupaten Lampung Timur.

Untuk pengamanan perayaan Idul Fitri, Polres Lamtim melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2021, Rabu (5/5).

Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi bertindak selaku pengambil apel. Sementara peserta apel terdiri dari personil Polres, Kodim 0429 serta satuan kerja terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Usai apel gelar pasukan, Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan menjelaskan, selain untuk pengamanan perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Operasi Ketupat Krakatau yang akan digelar selama 12 hari itu melibatkan 434 personil gabungan. Menurutnya, operasi tersebut juga dalam rangka pemantauan dan pengecekan arus mudik.  

Ditambahkan, terkait penyekatan arus mudik, Polres Lamtim dan personil gabungan hanya sebagai penyeimbang. 

“Apabila ada masyarakat yang akan mudik kami berikan himbauan agar kembali. Itu dalam rangka pencegahan Covid-19,” jelas AKBP Wawan Setiawan. (wid/mlo)




Pos terkait