Setelah Seismometer, Pesbar Butuh Tsunami Detektor

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id Selain akan dipasang alat pendeteksi atau sensor gempa bumi (seismometer) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten setempat melalui bantuan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di tahun 2019, Pemkab Pesbar juga diharapkan segera memasang alat deteksi tsunami. Pasalnya, kabupaten itu berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dan memiliki potensi bencana tsunami cukup besar, bahkan sebagian besar wilayah pemukiman penduduk berada di sepanjang pinggir garis pantai.

“Kami sangat mendukung rencana pemasangan alat pendeteksi gempa bumi atau sensor gempa di dua titik lokasi di Kabupaten ini,” kata Fadli Ahmadi, A.Md., salah satu anggota DPRD Pesbar, Senin (14/10).

Bacaan Lainnya



Ditambahkannya, rencana pemasangan alat sensor gempa bumi itu merupakan kegiatan positif dan sangat dibutuhkan masyarakat di Pesbar, karena itu menyangkut keselamatan jiwa masyarakat. Sehingga, dengan adanya pemasangan peralatan sensor gempa itu diharapkan dapat mengurangi resiko korban jiwa akibat bencana gempa bumi di Kabupaten Pesbar.

“Kalau sudah ada alat sensor gempa bumi nanti,  masyarakat akan lebih mudah mendapatkan informasi gempa bumi yang terjadi di Pesbar,” jelasnya.

Wakil ketua Komisi III DPRD Pesbar itu juga menjelaskan apapun program pemerintah yang benar-benar pro rakyat dan dibutuhkan oleh rakyat serta tidak bertentangan dengan undang-undang atau aturan yang berlaku, dirinya sebagai wakil rakyat akan mendukung penuh. Seperti rencana pemasangan alat sensor gempa bumi itu agar secepatnya direalisasikan.

“Kedepan kita juga berharap agar di wilayah Pesbar ini dipasang alat deteksi tsunami, sehingga masyarakat akan mendapatkan informasi mengenai peringatan dini bila terjadi bencana tsunami,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait