Siaga Covid-19, Wayempulau Dicanangkan Sebagai KTN 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dalam rangka mewujudkan pelopor sebagai desa yang tangguh pada upaya penanggulangan dan pencegahan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Pekon Wayempulau Ulu, Kecamatan Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat resmi dicanangkan sebagai Kampung Tangguh Nusantara (KTN).

Kegiatan pencanangan ditandai dengan pemotongan pita sekaligus pemukulan gong oleh Kabag Perencanaan Polres Lambar Kompol Subandi, didampingi Kasat Binmas Polres Lambar Iptu Suherman dan dihadiri Sekcam Balikbukit Mat Rizal, S.E, M.M, Kapolsek Balikbukit Iptu Arnis Daely, Kanit Binmas Ipda Sabtudin, kepala UPT Puskesmas Balikbukit Harjunadi, Peratin Wayempulau Ulu Barzawan serta unsur Babinsa dan Babinkamtibmas beserta jajaran aparatur pemerintahan pekon.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Kasat Binmas Polres Lambar Kompol Subandi mewakili Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik, M.H, mengatakan, bahwa pandemi Covid-19 bukan hanya terjadi di lndonesia tetapi seluruh dunia, dengan pencanangan KTN merupakan salah upaya dalam rangka pencegahan dan penanggulangan dampak dari pandemi Covid-19. 

“Tujuan pencanangan ini adalah sebagai pilot projek kolaboratif dengan stakeholder untuk melakukan aksi nyata di tingkat pekon dalam upaya melakukan pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19. Dalam KTN ada beberapa sektor yang dikedepankan, yakni kesehatan, ketahanan pangan, sosial ekonomi, keamanan, informasi dan alat komunikasi serta pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekcam Balikbukit Mat Rizal mewakili Camat Balikbukit Edi Jaya Saputra menyampaikan dengan dicanangkannya sebagai kampung tangguh nusantara maka diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan ketangguhan masyarakat dalam mengelola risiko bencana khususnya di tengah wabah Covid-19.

“Sehingga diharapkan dapat lebih mendisiplinkan warga dalam mematuhi protokol Kesehatan sebagai langkah penanggulangan wabah Covid-19, dan yang paling penting kegiatan harus didukung dengan komitmen bersama dan bukan hanya sebatas seremoni,” harapnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar bisa menyesuaikan diri dengan kebiasaan-kebiasaan baru dalam menghadapi Covid-19, harus bisa saling peduli dan saling menjaga. Selain itu bersinergi dengan berbagai pihak agar dapat mendukung terwujudnya kampung tangguh nusantara.

Keberadaan Kampung tangguh nusantara ini juga diharapkan dapat terus berkelanjutan dan menginspirasi untuk diikuti oleh kampung atau pekon lain yang ada di Balikbukit agar ekonomi tetap berjalan di tengah pandemi dengan memprioritaskan ketahanan pangan.

“Dengan kerjasama dan inisiasi semua pihak, kita dapat mencegah dan menekan penyebaran Covid-19. Mari kita selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak,” pesannya.(edi/mlo)




Pos terkait