Siaga Virus Corona, Jemaah Shalat Jumat Malah Makin Ramai

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Umat Muslim Waykanan pada hari ini tetap melaksanakan shalat Jumat, bahkan justru di beberapa masjid jamaahnya lebih ramai dibanding sebelum merebaknya wabah virus Corona, seperti di masjid besar Attaqwa Kecamatan Blambangan Umpu, dan Muslimin Kampung Lembasung.

Hi Akhmad Basri, S.Pd., MM., pengurus Masjid Attaqwa Kecamatan Blambangan Umpu, mengatakan, telah mengetahui adanya surat edaran dari Bupati, akan tetapi sebagai umat Islam tentunya sudah memahami dengan benar Ar-rasyid kewajiban bagi laki-laki untuk melaksanakan shalat Jumat

Bacaan Lainnya



“Shalat Jumat itu dikerjakan selalu secara berjamaah Bagaimana mungkin kita harus meninggalkan perintah tersebut, jika dikaitkan dengan penyakit maka selaku orang Islam kita juga harus percaya kepada takdir siapapun dia, dimanapun dia kalau memang sudah ditakdirkan oleh Allah untuk mengidap penyakit tertentu ataupun meninggal dunia tidak akan ada makhluk di dunia ini yang mampu menghindarinya,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Ahmad Basri, meskipun Blambangan Umpu adalah daerah yang yang sedikit terisolasi dan sebagian besar masyarakatnya adalah petani dan hanya sedikit saja yang berprofesi sebagai pedagang maupun pegawai, sehingga dianggap masih cukup steril dari kemungkinan terkena serangan virus Corona.

“Untuk kebersihan, orang Islam juga pasti tahu bahwa sebelum melaksanakan shalat Jumat disunahkan untuk mandi terlebih dahulu serta menggunakan pakaian yang bersih, jadi sesampainya di masjid sudah pasti dalam keadaan suci dari hadas besar dan hadas kecil, sehingga tidak perlu lagi cuci tangan sebelum masuk ke masjid,” imbuh Hi. Akhmad Basri.

Senada dengan Penyampaian pengurus masjid besar Attaqwa Kecamatan Belambangan Umpu tersebut, Hasbi Said mantan kepala kampung kampung Lembasung menyatakan masjid Muslimin di kampungnya pada shalat Jumat tadi Justru lebih banyak jamaahnya dibandingkan sebelum merebaknya virus Corona

“Saya perhatikan sejak merebaknya virus korona ini justru setiap hari masjid menjadi semakin banyak jamaahnya karena mereka atau masyarakat lebih merasa nyaman dan aman berdoa dan beribadah di dalam masjid selain pahalanya lebih banyak juga lebih khusuk karena sesungguhnya disaat-saat musibah seperti ini seharusnya umat Islam jangan meninggalkan masjid melainkan justru harus lebih banyak berdoa di dalam masjid,” ujar Hasbi Said.

Sebelumnya, Bupati Waykanan Haji Raden Adipati Surya, SH., MM., telah mengeluarkan himbauan kepada seluruh Camat pada Kampung masjid-masjid dan masyarakat Waykanan untuk tidak membuat kegiatan yang mengumpulkan orang ramai ataupun rapat-rapat maupun hal-hal sejenisnya.

Selain itu, di perkantoran Pemkab Waykanan menjadi suatu keharusan bagi seluruh pegawai maupun tamu yang akan memasuki perkantoran untuk mencuci tangan kemudian mengisi absen dan menuliskan jati diri sekaligus keterangan riwayat perjalanan maupun keluarga yang merupakan ikhtiar atau upaya dari Bupati Waykanan untuk menghindarkan masyarakatnya dari wabah virus Corona.(wk1/mlo)



Pos terkait