Siapkan Lahan Satu Hektare, Minta Pemkab Bangun Pasar Tradisional

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Sebagai upaya untuk mendukung perekonomian, serta mempermudah masyarakat untuk melakukan transaksi jual beli, dan untuk meningkatkan pendapatan pemerintahan Pekon. Maka dibutuhkan ada pusat transaksi jual beli, salah satunya pasar tradisional di Pekon Tanjungrejo Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menginginkan ada bangunan pasar tradisional.

Peratin Pekon Tanjungrejo, Ali Yahya, mengatakan masyarakat setempat masih cukup terkendala untuk melakukan transaksi jual beli baik untuk kebutuhan pokok, maupun kebutuhan lainnya, karena memang di Pekon Tanjung Rejo ini belum memiliki pasar tradisional. Adapun pasar tradisional di sekitar wilayah ini jaraknya cukup jauh karena memang berada di luar Pekon setempat.

Bacaan Lainnya

“Sehingga, adanya pasar tradisional di Pekon ini sangat dinantikan dan diharapkan oleh masyarakat setempat karena pasar merupakan sentral baik untuk transaksi jual beli secara langsung, maupun untuk perputaran dan peningkatan ekonomi masyarakat,” kata dia.

Dijelaskannya, dengan adanya pasar tradisional juga akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, terutama bagi masyarakat di wilayah ini. Selain itu juga, yang tidak kalah penting yakni masyarakat setempat akan lebih mudah untuk berdagang, seperti menjual hasil kerajinan tangan baik tas, souvenir, dan sebagainya, bahkan tidak menutup kemungkinan hingga kerajinan batik tulis.

“Masyarakat di wilayah ini rata-rata merupakan pelaku UMKM dan memiliki berbagai macam hasil kerajinan tangan, dan hingga kini belum berkembang dengan maksimal,” jelasnya.

Untuk itu, kata dia, dengan adanya pasar tradisional di wilayah ini, maka pelaku UMKM bisa lebih mudah untuk memasarkan hasil produk kerajinannya. Begitu juga masyarakat lainnya yang ingin berdagang untuk menambah kebutuhan ekonominya itu juga akan lebih mudah dengan adanya pasar tradisional tersebut.

Sebelumnya di Pekon Tanjung Rejo ini juga sempat ada pasar tradisional, namun sudah sejak beberapa tahun lalu sudah tidak aktif sampai dengan saat ini. Mudah-mudahan kondisi tersebut bisa menjadi perhatian Pemkab setempat, sehingga bisa dibangun pasar tradisional.

“Kita juga rencananya akan berkoordinasi dengan Pemkab setempat agar di Pekon Tanjungrejo ini bisa dibangun pasar tradisional, terlebih lokasi lahan untuk dibangun pasar itu sudah disiapkan dengan luas sekitar satu hektare,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)


Pos terkait