Sidang Gugatan 11 Buruh PT IBM Hadirkan 2 Saksi Ahli

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Gugatan 11 buruh salah satu perusahaan swasta: PT Inti Bharu Mas, kini telah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung. 

Dalam sidang itu, pihak penggugat menghadirkan empat saksi. Yang dimana dua saksi dari pekerja dan dua saksi ahli.

Bacaan Lainnya

Kuasa hukum 11 pekerja yakni Maraden Siregar menjelaskan, dalam persidangan itu majelis hakim menanyakan dan membahas mengenai seputaran status hubungan para pekerja.

“Jadi dibahas secara faktanya para penggugat kerja ini sudah bekerja dari 8 tahun. Tetapi memang dan 8 tahun ini mereka bekerja tak mendapatkan kejelasan. Malah di PKWT. Atau bisa dibilang  Karena perlu diperhatikan tergugat sendiri adalah perusahaan yang koor bisnisnya adalah delivery. Distributor pengiriman,” katanya, Selasa (22/6).

Menurut Maraden, dijelaskan secara undang-undang bahwa PKWT itu dilarang. Tetapi faktanya di persidangan itu para pekerja tidak semua dianggap sebagai permanen.

“Terlihat dari pertama awal mereka bekerja diberikan kontrak 3 bulan. Sebenarnya kalau kita tarik ke undang undang No.13/2003 ada masanya problesin itu justru memperkuat agar mereka permanen. Karena jelas menurut undang undang itu perjanjian PKWT tidak boleh mensyaratkan adanya perjanjian,” kata dia.

Inti dari pembahasan dalam persidangan itu lagi lanjut dia, para pekerja menjelaskan apabila mereka dulu memang pernah dikontrak di awal bekerja. Tetapi dari tahun kedua sampai terjadinya pemutusan pekerjaan mereka tidak pernah diberikan kejelasan statusnya. 

“Tetapi baru-baru akhir tahun 2020 mereka ditawarkan tanda tangan kontrak yang sifatnya fiktif mundur dari tahun 2020 sampai tahun 2014 dan setelah tanda tangan mereka di jelaskan masa kerjanya berakhir,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu saksi ahli dari Kementerian Tenaga Kerja Pusat Feri Agung menjelaskan, bahwa dirinya menjelaskan mengenai prosedur perjanjian kerja waktu tertentu.

“Jadi apa yang dilakukan perusahaan itu sah atau tidak sahnya. Kita bahas juga mengenai surat pengunduran diri sah atau tidaknya. Intinya dipertanyakan itu saja tadi,” ujarnya.

Terpisah, kuasa hukum dari PT IBM Sumarsih mengatakan, bahwa para saksi pekerja yang dihadirkan itu menjelaskan apabila pengunduran diri dari mereka sendiri.

“Dua saksi kemarin Fajar dan Amin mereka menjelaskan apabila mengundurkan diri atas kemauan sendiri. 

Malahan mereka bilang buat sendiri surat pengunduran diri. Dan sudah menerima apa yang diberikan perusahaan ke mereka,” katanya.

Tetapi dalam surat gugatan dijelaskan oleh para penggugat, apabila para pekerja mengundurkan diri itu secara terpaksa. “Namun dalam persidangan kemarin tidak ada penjelasan itu. Saksi menjelaskan apabila mereka mengundurkan diri murni atas kemauan sendiri,” kata dia.

Kedepan lanjut dia, pihaknya juga sudah mengajukan para saksi-saksi. “Jadi tinggal bagaimana keputusan hakim saja nanti kedepannya.  Juga akan kita hadapi,” ungkapnya. (*/mlo)




Pos terkait