Simpan Bahan Makanan Selama Masa Social Distancing dengan Teknik Ini

  • Whatsapp
ilustrasi

Medialampung.co.id – Wabah virus Covid-19 membuat pemerintah Indonesia menetapkan mekanisme social distancing sampai jangka waktu tertentu. Penetapan pembatasan dalam berhubungan sosial itu mengimbau masyarakat diharuskan melakukan aktivitas di rumah.

Untuk menyiasatinya, bagi kamu yang menerapkan pembatasan sosial sementara ini, bisa membeli kebutuhan selama work from home ini. Ingat, bukan menimbun tetapi cukup membeli persediaan selama yang dibutuhkan. 

Bacaan Lainnya


Namun, apa saja kebutuhan yang diperlukan selama masa social distancing ini? Berikut penjelasannya.

Sedia bahan makanan

Salah satu cara selama masa social distancing ialah menyimpan bahan makanan yang cukup. Bahan-bahan makanan itu meliputi, sembako, lauk pauk dan daging. Namun, untuk menghindari keramaian yaitu pasar, kamu bisa belanja secara online. Nantinya, bahan makanan yang kamu butuhkan bakal dikirim ke rumah. Kamu bisa membeli bahan makanan, seperti beras, telur, minyak goreng, dan mie instan. 

Sayur

Untuk mendapatkan nutrisi dan serat, kamu bisa membeli sayuran yang cukup. Sama seperti di atas, kamu bisa membelinya secara online tanpa perlu ke pasar. Nah, sayuran seperti bayam, sawi, brokoli, dan kangkung bisa kamu butuhkan selama masasocial distancing.

Buah dan susu

Selain kedua jenis kebutuhan di atas, agar lebih produktif kamu bisa membeli buah. Kamu bisa memilih sesuai kebutuhan kamu, seperti buah alpukat, naga, melon, sampai kiwi. Selain kaya nutrisi, mengonsumsi buah bisa membuat daya tahan tubuh kamu meningkat. 

Teknik menyimpan dalam kulkas

Namun, saat menyiapkan kebutuhan selama social distancing, kamu bakal menaruh atau menyimpannya di dalam kulkas. Nah, jika asal menaruh bahan makanan itu di kulkas bisa saja makanan itu cepat busuk dan rusak. Padahal, bahan makanan itu disimpan untuk beberapa waktu yang lama. 

Maka dari itu, ada beberapa teknik yang bisa digunakan untuk menjaga kualitas makanan agar tahan lama di kulkas. 

Sebagai contoh, untuk bahan makanan, seperti daging, ikan atau unggas kamu bisa tutup rapat kemasannya ketika dibeli. Namun, alangkah baiknya kamu membungkus ulang daging dengan plastik bungkus PP (Polypropylene) untuk mencegah makanan terkena bakteri berbahaya.

Untuk buah dan sayur, saat kamu simpan di kulkas, pisahkan keduanya dengan jenisnya masing-masing, ingat jangan dicampur agar tidak cepat busuk. Simpan buah dan sayur yang cepat mengering dalam wadah plastik berlubang. 

Agar tidak cepat busuk, jangan mencuci sayuran sebelum disimpan dalam kulkas. Pasalnya, air yang tersisa bisa menempel dan mengakibatkan sayuran rusak dan cepat busuk. 

Selain itu, untuk mendapatkan sayur dan bahan makanan selalu segar, kamu bisa memilih kulkas yang memiliki fitur fitur shielded moisture compartment. Teknologi itu bisa membuat bahan makanan, sayur bahkan buah 2 kali lebih segar dan tahan lama. Lagi pula, saat disimpan nutrisi tidak akan hilang dan selalu segar. (liputan6/mlo)



Pos terkait