Simulasi e-Voting Tak Ada Kaitan dengan Pilkakon Serentak

  • Whatsapp
Lokasi simulasi Pemilihan kepala desa dengan e-Voting di balai Pekon Podomoro kabupaten Pringsewu yang digelar Kemendagri. - Foto Agus/mlo

Medialampung.co.id – Menyusul ditetapkannya Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, sebagai lokasi simulasi dan uji coba Pemilihan Kepala Desa secara e-voting oleh Kementerian Dalam Negeri, diperlukan langkah-langkah agar simulasi tersebut tidak mempengaruhi pemilihan kepala pekon (Pilkakon) yang sebentar lagi digelar di Pringsewu.

“Hasilnya tidak perlu diumumkan, dan kita juga tidak perlu kepo untuk mengetahui hasilnya, karena tujuan simulasi e-voting ini adalah dalam rangka memastikan bahwa sistem dan software bisa dilaksanakan pada pemilihan kepala desa atau pekon secara e-voting,” ungkap Sekda Pringsewu Heri Iswahyudi didampingi Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Malian Ayub, SE, MM, dan Kepala Dinas PMP Eko Sumarmi.

Bacaan Lainnya

Terkait hal ini, beberapa hari lalu Sekkab Perwira Penghubung Kabupaten Pringsewu Mayor CPM Eva Yuniar Kamal, Kabag Ops Polres Pringsewu AKP Martono, dan Tim Smart Village Pemprov Lampung Ganjar, serta sejumlah kepala OPD terkait, camat dan perangkat pekon setempat telah melakukan rapat persiapan.

Pada kesempatan itu Tim Smart Village Pemprov Lampung Ganjar menilai Pekon Podomoro sudah siap untuk melaksanakan Pemilihan Kepala Desa secara e-voting. 

Menurutnya, simulasi tersebut hanya sebatas untuk keperluan perumusan kebijakan, dan tidak untuk dikonsumsi publik.

“Perlu diingat, bahwa hasil simulasi e-voting ini tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Kepala Pekon Serentak. Kita hanya ingin menguji keandalan sistem, apakah memungkinkan atau tidak,” ungkapnya.

Karena Kemendagri memang tengah merancang agar kedepan Pemilihan Kepala Desa tidak lagi dilaksanakan secara manual, tapi secara e-voting.(sag/mlo)


Pos terkait