Sistem Buka Tutup Diterapkan di Jembatan Way Rarem

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Selama perbaikan Jembatan Way Rarem di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum), Kilometer 123-124 Desa Ajikagungan Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), agar dapat menggunakan jalur alternatif.

Hal tersebut, dikatakan Kasat Lantas Polres Lampura, AKP Bambang mewakili Kapolres Lampura, AKBP Kurniawan Ismail, Minggu (29/8).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, jalan alternatif yang dapat di gunakan para pengendara itu, seperti dari lajur Bandar Lampung maupun sebaliknya, hendaknya memakai jalan Bernah-Kalicinta yang menuju Jalur Lintas Sungkai tembus ke Simpang Tulung Buyut Kabupaten Waykanan.

Kendati demikian, kata Bambang, lajur tersebut,  disediakan bagi kendaraan dengan muatan dibawah lima ton, yang tidak ingin terjebak kemacetan.

AKP Bambang menjelaskan, jembatan Way Rarem tersebut, hingga saat ini belum dapat dilintasi. Baik dari arah Bandarlampung maupun dari arah Bukitkemuning.

Hal itu, kata dia, disebabkan jembatan belum rampung diperbaiki. Saat ini, sambungannya, kondisi jembatan sebagian sudah bisa dilintasi, namun harus terlebih dahulu diuji coba.

“Nah, untuk uji coba sebagian jalan di jembatan yang telah diperbaiki itu, rencananya besok Senin (30/8),” bebernya.

Meski begitu, pihaknya juga menerapkan sistem buka tutup. Hal itu, dilakukannya agar lalulintas dapat kondusif sebelum jembatan bisa digunakan sepenuhnya.

Pihaknya juga, telah memberi informasi jalur sementara dilakukan pemasangan papan informasi atau banner, yang terdapat di Terbanggi besar arah Lampung Timur dan di Waykanan arah Tulung Buyut.

“Jadi silahkan dibaca oleh para supir karena jalur-jalur sudah dipetakan, dan bagi yang sudah terjebak macet maka akan kita lakukan sistem pengamanan agar mereka merasa nyaman saat menunggu dan tidak diganggu oleh oknum pemalakan,” kata AKP Bambang.

Untuk itu dihimbau kepada masyarakat yang hendak melalui jalan atau jembatan yang sedang dalam proses perbaikan, tetap berhati-hati dan ikuti arahan para petugas yang ada di lapangan.

“Petugas selalu siap siaga di lokasi jembatan. Begitu halnya dengan jalur alternatif yang digunakan pengendara tersebut. Anggota ada untuk rakyat khususnya bagi pengendara yang ingin melintas di Kabupaten Lampura,” tutupnya (adk/ozy/mlo)


Pos terkait