Siswa SMP di Pesbar Lulus 100 Persen

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Tingkat kelulusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas IX di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mencapai 100 persen. Hal itu diketahui berdasarkan hasil pengumuman kelulusan siswa secara serentak, Jumat (5/6) sekitar pukul 22.00 WIB secara online melalui website sekolah masing-masing.

Demikian dikatakan ketua MKKS SMP Kabupaten Pesbar, Sopyan, S.Pd., Minggu (7/6).  Menurutnya, pengumuman kelulusan siswa SMP di Kabupaten Pesbar itu sesuai dengan kalender pendidikan. Diumumkan secara online pada malam hari itu salah satunya untuk menghindari ada kerumunan siswa, aksi coret-coret seragam sekolah atau mengantisipasi konvoi kendaraan.

Bacaan Lainnya



“Alhamdulillah, pasca kelulusan diumumkan oleh seluruh SMP di Pesbar ini semuanya berlangsung kondusif dan tidak terkendala,” katanya.

Bahkan, lanjutnya, sampai dengan hari ini belum ada laporan terkait dengan hal-hal yang tidak diinginkan. Sedangkan, berdasarkan data kelulusan siswa kelas IX yang ada di 36 SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Pesbar itu terdapat 2.108 siswa dinyatakan lulus dengan rincian laki-laki sebanyak 1.065 siswa dan perempuan 1.043 siswa.

“Dari jumlah keseluruhan itu terdiri dari Kurikulum 2013 sebanyak 1.686 siswa dan Kurikulum 2006 sebanyak 422 siswa,” jelasnya.

Sehingga, kata dia, tingkat kelulusan siswa SMP di Kabupaten Pesbar tahun pelajaran 2019/2020 ini mencapai 100 persen. Untuk itu pihaknya berharap kepada seluruh siswa SMP baik Negeri maupun Swasta yang telah dinyatakan lulus tersebut agar dapat kembali melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

“Meski saat ini wabah Covid-19 masih belum berakhir, namun diharapkan agar siswa SMP yang telah dinyatakan lulus itu dapat melanjutkan pendidikannya, jangan sampai berhenti sekolah,” ujarnya.

Masih kata dia, pihaknya berharap peran serta orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi itu benar-benar dimaksimalkan. Mengingat pendidikan tentunya sangat penting untuk masa depan anak. Mudah-mudahan semua siswa SMP yang telah dinyatakan lulus tersebut melanjutkan pendidikannya dna jangan sampai ada yang tidak melanjutkan sekolah.

“Masa pendidikan siswa tingkat SMP tentu masih panjang, sehingga dukungan orangtua maupun pihak-pihak terkait sangat diharapkan agar jangan sampai ada siswa yang putus sekolah,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait