Siswa SMPN 1 Batuketulis Peragakan Karya Menyulam dan Seni Ecoprint

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – SMPN 1 Batuketulis menjadi salah satu peserta kegiatan pagelaran dan pentas seni budaya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Jumat (8/10) dipusatkan di GOR Aji Saka Sekuting Terpadu kegiatan tersebut dihelat selama dua hari hingga Sabtu (9/10) lalu.  

Di bawah bimbingan seniman Dedi Edwin dan asisten seniman Parhan Azmi, S.Pd.Ing., M.Pd., SMPN 1 Batuketulis memilih mempelajari seni kriya yang berfokus pada sulam tapis celugam, sulam usus, dan ecoprint. Ecoprint  merupakan teknik memberi pola pada bahan atau kain menggunakan bahan alami seperti daun, bunga, batang, atau bagian tumbuhan lain yang menghasilkan pigmen warna.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 1 Batuketulis Eko Priyo Handoko, S.Pd, M.M., memilih seni kriya dengan harapan ilmu keterampilan sulam tapis, sulam usus, dan ecoprint dapat dijadikan salah satu kegiatan tambahan dan masuk dalam kegiatan pembelajaran di SMPN 1 Batuketulis dan secara berkesinambungan akan menjadi salah satu keterampilan siswa-siswi untuk menuangkan bakat dan minatnya dalam keterampilan sulam dan ecoprint tersebut sehingga bermanfaat juga bagi siswa di masa depannya.

Pada puncak kegiatan GSMS 2021, seniman SMPN 1 Batuketulis Dedi Edwin bekerja sama dengan sekolah memilih konsep peragaan busana dan stand pameran berbagai hasil karya siswa meliputi sulam tapis celugam, sulam usus dan berbagai hasil karya ecoprint dengan memboyong 26 siswa-siswi menampilkan keterampilannya masing-masing diantaranya 10 siswa memperagakan busana karya seni kriya dan empat siswa memperagakan menyulam tapis serta secara keseluruhan 26 siswa menampilkan yel-yel SMPN 1 Batuketulis. 

“Dan Alhamdulillah kami sangat puas dengan konsep yang kami pilih tersebut, selain mengenal tentang pembuatan kain tapis celugam, dan ecoprint, siswa juga memiliki bakat baru dalam dunia fashion. Pada kegiatan pentas seni tersebut SMPN 1 Batuketulis mendapat kan gelar salah satu penampil yel-yel terbaik,” tutur Eko.

Stand Seni Kriya SMPN 1 Batu Ketulis menampilkan hasil Sulam Tapis Celugam, Sulam Usus dan Ecoprint.

Terusnya, melalui kegiatan GSMS ini selain mendukung program Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan minat bakat peserta didik di bidang seni budaya. 

“Tentunya kami berterima kasih kepada Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat telah mempercayakan SMPN 1 Batuketulis menjadi salah satu peserta penerima program tersebut. Besar harapan kami kedepan kami dapat mengenal dan mendapatkan ilmu serta keterampilan seni budaya lainnya melalui program tersebut,” tutupnya (jen/mlo)

Penyerahan cendra mata berupa plakat dari seniman sekolah Dedi Edwin kepada Kepala SMPN 1 Batu Ketulis Eko Priyo Handoko

Pos terkait