Situs Prasasti Batuketulis Layak Dilestarikan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kecamatan Batuketulis, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mengunjungi Prasasti Situs Batu Ketulis di Pemangku V, Pekon Bakhu, kecamatan setempat, Kamis (31/10).

Batu yang dipenuhi dengan karya tulisan yang belum diketahui arti dan maknanya itu kini terkesan tidak terawat, sehingga untuk menghormati sejarah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait nampaknya harus memberikan perhatian pada situs yang menjadi asal-muasal nama kecamatan setempat.

Bacaan Lainnya



“Kondisinya memang kurang terawat, dulu pada tahun 2009 sudah pernah kita ajukan supaya lokasi tersebut dilakukan penataan dan dibangun fasilitas untuk menjaga kondisinya agar tidak rusak, tapi sampai saat ini belum ada realisasinya,” ungkap Peratin Bakhu Mat Nur.

Selain fasilitas pendukung, kata dia, akses menuju lokasi juga masih membutuhkan perhatian karena saat ini untuk menjangkau lokasi, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar dua kilometer (Km) dengan melintasi medan jalan terjal.

“Untuk tahap awal harus ada pembangunan akses jalan terlebih dahulu, karena medan jalan yang ada saat ini sulit di tempuh, dan hanya dapat dilalui kendaran roda dua saja, kami optimis apabila akses jalan dan sarana sudah mendukung maka jumlah kunjungan situs peninggalan sejarah ini akan meningkat,” imbuhnya.

Menurut cerita sejarah, situs Batu Ketulis itu merupakan asal muasal dari nama Kecamatan Batuketulis, bahkan sudah menjadi tradisi setiap camat yang menjabat di wilayah itu pasti akan mengunjungi situs tersebut. Bahkan, kata dia, tidak sedikit mahasiswa dari berbagai insitut, fakultas maupun instansi dari berbagai daerah untuk melakukan penilitan, namun higga kini tulisan tersebut belum dapat di terjemahkan dan belum diketahui jenisnya.

 “Dalam rangka mendukung kelestariannya kami juga berharap dukungan dari masyarakat supaya menyebarluaskan situs cagatr budaya ini, supaya semua tahu bahwa wilayah kecamatan ini juga memilik cerita sejarah yang perlu diketahui untuk mengedukasi masyarakat,” harapnya.(edi/lus/mlo)



Pos terkait