Skenario Pendidikan Dimasa New Normal, Upacara Ditiadakan, Durasi KBM 3,5 Jam

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id –  Skenario penerapan pola hidup baru atau tatanan normal baru (new normal) di sektor pendidikan mulai dibahas dan persiapkan dengan matang. Hal itu guna memastikan agar sekolah  aman dari penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Di Kabupaten Lampung Barat, khususnya di sektor Pendidikan Madrasah, pihak Kementerian Agama mulai melakukan persiapan teknis terkait penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM).

Bacaan Lainnya



Kasi Pendidikan Madrasah Firdaus Sabli M.Pd.I., mendampingi Plt. Kepala Kemenag Maryan Hasan M.Pd.I, menjelaskan bahwa dalam rangka pelaksanaan pendidikan di masa new normal pihaknya telah menyiapkan beberapa hal penting dalam penerapan protokol kesehatan, yaitu membatasi jumlah peserta didik per kelas 50% dengan pengaturan tempat duduk berjarak minimal 1,5 Meter.

“Selain itu, untuk upacara bendera rutin dan kegiatan extrakulikuler di tiadakan,  dan kegiatan KBM kita membuat jadwal pembelajaran menggunakan sistem shift dengan durasi jam belajar paling lama 3,5 jam tanpa istirahat,”terang Firdaus.

Selain itu, setiap sekolah wajib menyiapkan sarana cuci tangan termasuk menyediakan masker untuk peserta didik, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya peserta lupa membawa masker.

Disamping itu pihaknya juga telah meminta seluruh pihak madrasah untuk menjaga kebersihan mulai dari gagang pintu, kebersihan keyboard komputer, kebersihan kelas, meja dan kursi belajar dengan menyemprotkan cairan desinfektan setiap hari, termasuk lingkungan Madrasah.

“Upaya itu juga didukung dengan tidak membuka kantin Madrasah, dan menganjurkan peserta didik untuk membawa bekal makanan dari rumah termasuk meniadakan atau menutup tempat bermain atau berkumpul,” paparnya.

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa madrasah akan menyiapkan dukungan Unit Kesehatan Madrasah (UKM) yang bekerja sama dengan pihak Puskesmas guna memantau kondisi kesehatan pelajar. Termasuk pihaknya akan menyiapkan kotak sampah yang memadai untuk memusnahkan masker bekas.

“Jika kegiatan upacara bendera dan ekstrakurikuler untuk sementara waktu ditiadakan namun khusus kegiatan olahraga diperbolehkan dengan ketentuan berupa olahraga intensitas ringan sampai sedang, berlangsung di lapangan terbuka, tetap memakai masker, dan menjaga jarak, tidak bersentuhan,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait