SMAN 1 Sekincau Siapkan SOP Persiapan Dimulainya PTM Penuh 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Harapan dan doa agar Pelajaran Tatap Muka (PTM) penuh dapat dilaksanakan setelah diberikan pembatasan bahkan pembelajaran secara online (Daring) akibat pandemi Covid-19, terus disampaikan berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Bahkan harapan PTM penuh dapat dilaksanakan saat mulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester Dua Tahun Pelajaran (TP) 2021-2022. 

Bacaan Lainnya

Seperti disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Sekincau Imam Syafi’i, M.Pdi kepada media ini di ruang kerjanya, Rabu (17/11), dengan kondisi Covid-19 yang terus membaik, bahkan kini telah level I, jelas salah satu harapan bidang pendidikan dapat dilangsungkan PTM penuh, dengan penerapan New Normal.  

Bahkan kata dia sebagai persiapan, jika nanti turunnya izin PTM Penuh, sejak saat ini SMA tersebut telah mempersiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Yakni tetap mengedepankan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) adaptasi New Normal. 

“Secara kesiapan insyaallah SMAN 1 Sekincau telah siap, bahkan pihak medis Puskesmas Sekincau telah melakukan pemantauan secara acak dengan melaksanakan Rapid Test (Antigen) dan Alhamdulillah hasilnya negatif,” katanya.  

Selain itu langkah lain yang telah dilaksanakan vaksinasi, dimana dari seluruh siswa didik di SMA tersebut tinggal Enam siswa yang belum diberikan vaksinasi lantaran memiliki penyakit bawaan (komorbid), sementara semua dewan guru sudah divaksin.

“Meskipun pada awal vaksin ada beberapa orang tua keberatan dan belum mengetahui tujuan dari vaksin. Namun setelah diberikan pemahaman sekarang sudah memahami semua,” imbuh dia. 

Pada kesempatan itu Imam Syapi’i menegaskan, tinggal bagaimana guru menjalankan tugas belajar untuk memberikan semangat baru siswa didik menempuh pendidikan setelah kurun dua tahun ini tidak bisa belajar maksimal akibat pandemi.

Seperti dicontohkan pihaknya, seperti dirinya sebagai Kepala Sekolah, memiliki tugas pokok, penerapan tentang Manajerial, Supervisi, dan kewirausahaan. Begitu juga guru pengajar mengedepankan empat kompetensi seperti kompetensi kepribadian, profesional, sosial dan akademik. Yang bertujuan memberikan semangat belajar siswa.(r1n/mlo)

Pos terkait