SMKN 1 Waypengubuan Buka Bengkel Motor dan Bazar Produk Kreatif

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – SMKN 1 Waypengubuan, Lampung Tengah, mengambil satu langkah jitu guna meningkatkan kualitas pendidikan. Langkah ini dengan Grand Opening (GO) Unit Produksi Bengkel Motor dan Bazar Produk Kreatif yang dilaksanakan Selasa (6/4).

GO ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng dan pengguntingan pita oleh Kacabdin Eka Safritanto.

Bacaan Lainnya


Kepala SMKN 1 Waypengubuan Umi Tarsih menyampaikan implementasi GO ini merupakan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah berbasis keterampilan setelah Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) yang sudah dibuka. 

“Dengan melaksanakan unit produksi yang wajib dibuka melalui keahlian sebagai ruhnya sekolah berbasis kejuruan. RPL dan TBSM yang sudah didukung dengan bengkel akan dikolaborasikan sebagai bekal keterampilan siswa untuk merebut dunia usaha maupun industri. Sasarannya siswa dari jurusan ini dapat berpotensi di dunia industri,” katanya.

Umi Tarsih melanjutkan, SMKN 1 Waypengubuan ingin mengajak seluruh jajaran pendidikan dan unsur pemerintah dari tingkat kampung, kecamatan, dan kabupaten hingga warga untuk mensinergikan tujuan bersama memajukan daerah sendiri di Kecamatan Waypengubuan.

“Selain menimba ilmu keterampilan komputer dan otomotif, siswa yang lulus dari SMK juga bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Hal ini dibuktikan oleh 2 siswa masuk Universitas Lampung dan tahun ini akan masuk 1 lagi di Unila. Data yang kami peroleh, siswa yang sudah lulus dari SMKN 1 Waypengubuan sudah banyak yang diterima bekerja. Dalam kondisi seperti saat ini pandemi Covid-19 adalah dimilikinya skill atau keterampilan,” ujarnya.

Siswa yang lulus, kata Umi Tarsih, berpeluang siap bekerja dan melanjutkan ke tingkat pendidikan lebih tinggi. “Kami akan mengkolaborasikan dua jurusan yang sudah ada untuk menghasilkan siswa yang lebih kreatif dan inovatif,” paparnya.

Terkait bazar produk kreatif, kata Umi Tarsih, SMKN 1 Waypengubuan menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) yang kedepannya akan membuka bisnis center dari potensi yang dimiliki warga, dari kulinernya dan home industrinya.

“Diharapkan secara bersama-sama membesarkan daerah sendiri, yakni Kecamatan Waypengubuan dengan SMK dan warga guna siap bersaing dengan sekolah-sekolah lain yang sudah maju di kecamatan, kabupaten, dan Provinsi Lampung,” ungkapnya.

Sedangkan Sekcam Waypengubuan Pirman mengapresiasi terobosan dari SMKN 1 Waypengubuan. “Kami berharap anak didik setelah lulus dari sekolah ini akan mempunyai modal dalam menjawab tantangan dan mengambil peluang yang ada. Dari pemerintah menganjurkan kita jangan mencari pekerjaan, namun ciptakanlah lapangan pekerjaan sebagai solusi dalam mengatasi kondisi perekonomian yang sulit di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini belum berakhir,” paparnya.

Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Wilayah 6 Wilson mengutarakan untuk menjalin kerja sama dengan dunia kerja adalah dengan central mempunyai keterampilan.

“Kejuruan yang dibuka di sekolah ini RPL dan TBSM. Ini saling berkaitan. Penting untuk membuat kontrak kerja sama dengan pelaku usaha untuk saling menguntungkan seperti yang telah dilakukan SMKN 1 Waypengubuan dengan pihak Honda,” ujarnya.

Prof. Gede A.B. Wiranata,l adalah salah satu contoh dari warga yang menunjukkan peran aktifnya dalam pengembangan pendidikan di Waypengubuan. Dengan bekal ilmu dan potensinya sebagai pendidik di Unila, Prof. Gede telah mengantarkan 3 siswa SMKN 1 Waypengubuan mampu melanjutkan pendidikan di Unila melalui beasiswa.

“Saya hanya memfasilitasi siswa yang punya potensi untuk maju. Dengan ilmu yang ada, saya mencoba berbagi pengalaman melalui penyuluhan hukum dan penyuluhan hidroponik di sekolah-sekolah. Harapannya anak-anak bisa belajar dan berkarya untuk memajukan kampung halamannya,” ungkapnya. (rnn/sya/mlo)




Pos terkait