Soal Covid-19, Mukhlis Basri Ajak Masyarakat Taat 

  • Whatsapp
foto ilustrasi

Medialampung.co.id – Anggota Komisi I DPR-RI Daerah Pemilihan (Dapil) I Lampung Drs. Hi. Mukhlis Basri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk benar-benar mentaati aturan maupun imbauan yang disampaikan pemerintah dalam rangka pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menurut dia, dengan menjalankan semua protokoler yang dibuat pemerintah, termasuk melakukan isolasi mandiri maka akan terhindar dari Covid-19, selain itu ia juga mengajak masyarakat untuk  mendukung kinerja para petugas di garda terdepan dalam pencegahan Covid-19.

Bacaan Lainnya



”Mari kita semua taat dan mengikuti aturan yang dibuat pemerintah dalam rangka menghadapi Covid-19.  Kita taati protokoler yang dibuat oleh bapak presiden maupun maklumat bapak Kapolri,” ungkap MB – sapaan Mukhlis Basri dihubungi via ponselnya Minggu (29/3).

Ia juga mengungkapkan, para petugas penanganan dan pencegahan Covid-19 bekerja 24 jam, dengan berhadapan dengan virus mematikan dan harus meninggalkan keluarga di rumah demi masyarakat, karena itu ketataan semua lapisan masyarakat dalam membantu tugas mereka diperlukan.

”Mereka sudah korbankan keluarga untuk kita semua, belum lagi resiko yang mereka hadapi, karena itu saya berharap jika disuruh diam di rumah maka diam saja dirumah, jangan berkumpul, dan juga menggelar acara yang bisa menyebabkan berkumpulnya banyak orang,” kata dia.

Pria yang sebelumnya menjabat bupati Lambar dua periode tersebut berharap kepada masyarakat untuk tidak menganggap remeh  Covid-19, karena menurutnya Covid-19 adalah virus yang mematikan sehingga perlu diwaspadai bersama.

”Jangan menganggap virus ini sederhana dan dan menganggap enteng, ini virus luar biasa kalau kita tidak taat, maka bisa menjadi korban. Karena itu  kita harus punya kepedulian, dengan cara menjalankan protokoler yang ditetapkan pemerintah,” kata dia.

Ia menambahkan, masyarakat jangan sampai menganggap bahwa semuanya diserahkan kepada tuhan, namun harus berusaha terlebih dahulu sembari memanjatkan do’a.

“Jangan semua seolah-olah menganggap bahwa diserahkan kepada tuhan, kita harus berusaha, tetapi kalau sudah berusaha maksimal dan terakhirnya kita serahkan kepada Allah SWT,” pungkasnya. (nop/mlo)



Pos terkait