Soal Netralitas ASN, Fraksi Demokrat Minta Pjs. Bupati Pesbar Bersikap Tegas

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) minta Pejabat sementara (Pjs) Bupati Pesbar benar-benar memantau netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab setempat pada pemilihan bupati dan wakil bupati Pesbar di Pilkada serentak 2020 mendatang.

Anggota Fraksi Demokrat, Fadli Ahmadi, mengatakan netralitas ASN yang berpihak ke salah satu pasangan calon (paslon) dalam pelaksanaan Pilkada sangat rentan.

Bacaan Lainnya



Bukan hanya ASN, Camat, Peratin beserta aparatur pekon sangat rentan terjadi ketidak netralan.

Sehingga, kondisi ini harus benar-benar diantisipasi oleh Pemkab Pesbar melalui Pjs.Bupati karena selama masa kampanye, daerah itu dipimpin oleh Pjs.Bupati.

“Saat ini memang sudah ada imbauan dari Pjs.Bupati terkait dengan netralitas ASN, itu juga merupakan imbauan dari Gubernur Lampung. Sehingga ini harus benar-benar dioptimalkan,” katanya, Jumat (9/10).

Dijelaskannya, Fraksi Demokrat minta bukan hanya imbauan, namun ada aksi nyata agar netralitas ASN dalam Pilkada di Kabupaten Pesbar benar-benar diantisipasi dan diterapkan.

Mengingat hingga kini telah muncul ada beberapa organisasi masyarakat atau lainnya yang baru terbentuk maupun yang sudah lama terbentuk dan didalamnya melibatkan banyak ASN di lingkungan Pemkab Pesbar.

“Hal ini harus diantisipasi, karena tidak menutup kemungkinan dikhawatirkan akan ada keberpihakan terhadap salah satu paslon, dan merugikan paslon lainnya,” jelasnya.

Masih kata dia, pihaknya berharap pimpinan daerah dalam hal ini Pjs. Bupati dapat mengumpulkan ASN yang diduga masuk dalam kepengurusan organisasi, begitu juga dengan Camat dan peratin diharapkan diberikan penekanan bahwa ASN hingga aparatur Pekon harus benar-benar bersikap netral dalam Pilkada Pesbar pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Kita ingin pelaksanaan Pilkada 2020 di Kabupaten Pesbar ini benar-benar kondusif. Salah satunya mengenai netralitas ASN ini harus benar-benar menjadi perhatian serius Pjs.Bupati Pesbar,” ungkapnya.

Artinya, tambah dia, bukan hanya memberikan imbauan saja namun adanya aksi nyata, sehingga ASN yang tidak netral pada Pilkada nanti benar-benar nihil atau tidak terjadi. 

Terlebih, sebelumnya terkait netralitas ASN dilingkungan Pemkab Pesbar ini sudah menjadi sorotan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pesbar.

Bahkan, sudah banyak ASN yang telah diperiksa oleh Bawaslu karena diduga tidak netral dalam tahapan Pilkada 2020.

“Hal itu jelas membuktikan bahwa banyak ASN yang tidak netral. Karena itu kita berharap segera ada tindakan nyata dari Pemkab, terutama dengan munculnya organisasi yang didalamnya melibatkan ASN,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait