Songsong Ramadhan, Bupati dan Warga Gelar Pengajian dan Do’a Bersama.

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah tahun 2021 Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Drs Hi. Mad Hasnurin menggelar pengajian dan doa bersama masyarakat di Masjid Baitul Qirom Pekon Luas, Kecamatan Batuketulis, Rabu (31/3).

Kegiatan yang dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan itu juga dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Mulyono, S.H, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Adi Utama, Ketua TP PKK yang juga Ketua Baitul Mukhlisin Lambar Partinia Parosil Mabsus, Camat Batuketulis Sutian, S.Pd, M.M, Camat Pagardewa M. Yones, S.S.T.P, M.H, Camat Sekincau, Sri Handayani, S.H, Camat Belalau Drs. Akmal Hakim,  seluruh Peratin di empat Kecamatan, serta jamaah baitul mukhlisin batuketulis.

Bacaan Lainnya


Dalam kesempatan itu, Parosil dan Mad Hasnurin secara simbolis menyerahkan Insentif Guru Ngaji, Marbot dan Imam Masjid untuk 185 orang yang berasal dari kecamatan Pagardewa, Sekincau, Batuketulis, dan Belalau.

Parosil menyampaikan hingga kini pandemi Covid-19 belum berakhir, untuk itu mengajak masyarakat menghaturkan doa agar kehidupan kembali berjalan normal dan kabupaten menjadi Kabupaten yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

“Untuk itu dalam kesempatan ini kita berdoa dan berharap agar wabah Covid-19 segera berakhir, masyarakat Lampung Barat tetap diberi kesehatan, sehingga dapat menunaikan ibadah puasa dengan khusyuk,”ungkap Parosil.

Disamping itu, kata dia, terkait pelaksanaan umroh hingga kini masih ditunda, karena 20 negara di dunia termasuk Indonesia masih belum. mendapat izin oleh pemerintahan Arab Saudi akibat pandemi covid-19.

Bupati Parosil Mabsus secara simbolis menyerahkan Insentif kepada Guru Ngaji, Marbot dan Imam Masjid

“Kita berharap wabah ini segera berakhir dan Arab Saudi dapat segera membuka akses dan mengizinkan untuk kita dalam melaksanakan ibadah haji atau umroh,” harapnya.

Kepada para tokoh agama, guru ngaji, marbot serta imam masjid, Parosil juga mempersilahkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan yang sempat tertunda karena covid-19, namun dengan catatan tetap  mengikuti imbauan pemerintah agar mengedepankan protokol kesehatan.

“Kemudian, menyikapi maraknya  paham radikalisme saat ini, saya berharap kepada seluruh  tokoh agama agar terus menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” kata dia seraya menambahkan jika terdapat indikasi adanya paham radikalisme di lingkungannya, ia meminta agar segera koordinasikan kepada peratin, babinsa, bhabinkamtibmas atau camat untuk segera ditindaklanjuti.(edi/mlo)




Pos terkait